Menurut platform Santiment Intelligence dan analitik on-chain Alphractal serta CryptoQuant, volume perdagangan Solana turun menjadi 2,27 miliar dolar AS pada saat berita dirilis pada 9 Juli, menandai level terendahnya di 2026, sementara sentimen negatif melonjak ke 14,05—tertinggi sejak November 2025. Penurunan ini mencerminkan kesenjangan yang makin membesar antara ekosistem SOL yang terus berkembang dan kinerja harganya, sehingga membuat para trader sangat frustrasi.
Namun, pasar derivatif Solana menunjukkan posisi long yang padat, dengan eksposur long senilai 7,4 miliar dolar AS dibandingkan 3,1 miliar dolar AS untuk shorts. Klaster likuidasi long terbesar terkonsentrasi di kisaran 61–62 dolar AS, sekitar 20% di bawah harga SOL pada saat berita dirilis sebesar 77,95 dolar AS. Rasio long-to-short di bursa-bursa utama pulih ke 2,23, yang mengindikasikan optimisme trader yang kembali. Secara teknis, SOL diperdagangkan di dekat 77,95 dolar AS dengan RSI netral dan MACD positif, tetapi momentum tampak melambat. Jika harga mundur menuju level likuidasi, posisi long yang padat berpotensi memperbesar tekanan ke bawah.