Afrika Selatan Merilis Panduan Pajak Kripto untuk 6 Juta Pemegang Aset Digital

Otoritas pajak Afrika Selatan merilis draf panduan pajak kripto pada 1 Juli 2026, yang bertujuan untuk memperjelas kewajiban pelaporan bagi lebih dari 6 juta pemegang aset digital. South African Revenue Service (SARS) menerbitkan Draft Guide to the Taxation of Crypto Assets dan membukanya untuk komentar publik hingga 31 Agustus. Panduan ini menjelaskan bagaimana aturan pajak penghasilan dan pajak keuntungan modal yang ada berlaku untuk transaksi aset digital, menandai langkah signifikan dalam upaya negara tersebut untuk membawa aktivitas kripto ke dalam sistem pajak formal.

SARS Mengklasifikasikan Kripto sebagai Aset Tidak Berwujud dalam Kerangka Pajak yang Ada

SARS menyatakan bahwa aset kripto bukanlah alat pembayaran yang sah, uang tradisional, atau mata uang asing untuk tujuan pajak penghasilan. Draf panduan ini memperlakukan kripto sebagai aset tidak berwujud, yang berarti hasil pajak tergantung pada sifat transaksi, niat wajib pajak, dan apakah aktivitas tersebut dilakukan sebagai investasi atau atas dasar menghasilkan pendapatan. Dokumen ini tidak menciptakan rezim pajak terpisah untuk kripto.

Panduan ini mencakup perdagangan, kepemilikan investasi jangka panjang, penambangan, staking, airdrop, donasi, penilaian, pajak sementara, pencatatan, dan kewajiban pengungkapan. SARS telah lama menyatakan bahwa keuntungan dan kerugian kripto harus dideklarasikan, tetapi draf panduan ini memberikan wajib pajak, bursa, dan penasihat kerangka kerja yang lebih rinci untuk menerapkan aturan. Peristiwa pajak dapat timbul bahkan ketika kripto tidak dikonversi menjadi rand. Pelepasan dapat terjadi ketika token dijual, ditukar dengan aset kripto lain, digunakan untuk membeli barang atau jasa, didonasikan, atau dialihkan dengan cara lain.

Perlakuan Pajak Bergantung pada Aktivitas Pedagang vs. Investor

Wajib pajak yang sering memperdagangkan kripto, membeli dan menjual untuk mendapatkan keuntungan, menambang aset, atau beroperasi seperti bisnis dapat dikenakan pajak pada akun pendapatan dengan tarif pajak penghasilan biasa. Wajib pajak yang memegang kripto sebagai investasi jangka panjang mungkin justru termasuk dalam aturan pajak keuntungan modal ketika aset tersebut dilepaskan. Untuk individu, penghasilan yang dikenakan pajak pada akun pendapatan dapat dikenakan tarif pajak marginal hingga 45%. Keuntungan modal diperlakukan berbeda, dengan hanya sebagian yang dimasukkan dalam penghasilan kena pajak berdasarkan kerangka pajak keuntungan modal Afrika Selatan.

Beban pembuktian tetap berada pada wajib pajak. SARS mengharapkan pengguna untuk menyimpan riwayat transaksi, biaya perolehan, nilai pelepasan, tanggal, catatan dompet, pernyataan bursa, dan bukti penilaian. Kripto yang diterima melalui penambangan, imbalan staking, atau kompensasi juga dapat menciptakan penghasilan kena pajak tergantung pada faktanya.

Implementasi CARF Akan Meningkatkan Kewajiban Pelaporan bagi Penyedia Layanan Kripto

Draf panduan ini hadir saat Afrika Selatan bersiap untuk mengimplementasikan Crypto-Asset Reporting Framework (CARF), standar yang didukung OECD untuk pelaporan dan pertukaran informasi pajak. Di bawah CARF, penyedia layanan aset kripto akan diwajibkan untuk melaporkan informasi transaksi tertentu kepada SARS, yang kemudian dapat menukarkan data tersebut dengan yurisdiksi partisipan lainnya. Perubahan ini secara material mengubah risiko kepatuhan bagi pengguna kripto. Dalam siklus sebelumnya, penegakan sangat bergantung pada pengungkapan sukarela, catatan bank, dan permintaan bursa yang ditargetkan. Dengan CARF, otoritas pajak diharapkan menerima data transaksi yang lebih terstruktur, termasuk informasi yang terkait dengan platform luar negeri dan aktivitas lintas batas.

Bursa, penyedia perangkat lunak pajak, akuntan, dan firma kepatuhan kemungkinan akan melihat peningkatan permintaan saat pengguna Afrika Selatan bersiap untuk pelaporan yang lebih rinci. Investor kripto juga mungkin menghadapi tekanan untuk merekonsiliasi aktivitas historis sebelum penegakan menjadi lebih otomatis. Bagi pembuat kebijakan, draf panduan ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menormalisasi kripto dalam sistem pajak dan keuangan Afrika Selatan tanpa mengakuinya sebagai mata uang.

FAQ

Apa yang dirilis SARS pada 1 Juli 2026?

SARS merilis Draft Guide to the Taxation of Crypto Assets pada 1 Juli 2026, dan membukanya untuk komentar publik hingga 31 Agustus. Panduan ini menjelaskan bagaimana aturan pajak penghasilan dan pajak keuntungan modal yang ada berlaku untuk transaksi aset digital bagi lebih dari 6 juta pemegang aset digital di Afrika Selatan.

Bagaimana SARS mengklasifikasikan aset kripto untuk tujuan pajak?

SARS menyatakan bahwa aset kripto bukanlah alat pembayaran yang sah, uang tradisional, atau mata uang asing untuk tujuan pajak penghasilan. Mereka diperlakukan sebagai aset tidak berwujud, yang berarti hasil pajak tergantung pada sifat transaksi, niat wajib pajak, dan apakah aktivitas tersebut dilakukan sebagai investasi atau atas dasar menghasilkan pendapatan.

Apa itu CARF dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengguna kripto Afrika Selatan?

CARF adalah Crypto-Asset Reporting Framework, standar yang didukung OECD untuk pelaporan dan pertukaran informasi pajak. Di bawah CARF, penyedia layanan aset kripto akan diwajibkan untuk melaporkan informasi transaksi tertentu kepada SARS, yang kemudian dapat menukarkan data tersebut dengan yurisdiksi partisipan lainnya. Hal ini akan meningkatkan risiko kepatuhan dan memerlukan pelaporan yang lebih rinci dari pengguna kripto Afrika Selatan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar