Otoritas Jasa Keuangan Korea Selatan Menerbitkan Pedoman Pengungkapan Farmasi Bulan Ini

Layanan Pengawas Keuangan Korea Selatan (Financial Supervisory Service/FSS) akan merilis pedoman keterbukaan informasi untuk perusahaan farmasi dan bioteknologi yang tercatat bulan ini. Pedoman tersebut bertujuan mengatasi kebingungan investor yang muncul karena perusahaan lebih mengutamakan rilis pers ketimbang keterbukaan resmi, serta menonjolkan nilai kontrak yang diproyeksikan ketimbang pembayaran yang telah dikonfirmasi. FSS telah menyelesaikan pertemuan gugus tugas dan konsultasi dengan perusahaan tercatat KOSPI dan KOSDAQ pada tanggal 19 sebelum memfinalkan rekomendasi, yang akan berfokus pada tiga prinsip: prioritas keterbukaan informasi, konsistensi konten antara materi rilis pers dan dokumen pengajuan resmi, serta praktik keterbukaan yang adil.

Pedoman FSS Menetapkan Tiga Prinsip Keterbukaan

Menurut industri investasi keuangan pada tanggal 19, pedoman FSS akan berlaku sebagai rekomendasi, bukan kewajiban yang mengikat secara hukum. FSS tidak akan mengejar revisi formulir keterbukaan yang terpisah. Perusahaan tidak akan menghadapi sanksi langsung semata-mata karena tidak mengikuti pedoman tersebut. Namun, pelanggaran terhadap peraturan yang sudah ada seperti kegagahan untuk mematuhi aturan keterbukaan yang adil atau rilis/pengungkapan yang salah/diabaikan dalam penyediaan informasi atau proses keterbukaan yang sebenarnya dapat mengakibatkan tindakan penegakan terpisah. Tiga prinsip inti yang dicakup dalam pedoman adalah prioritas keterbukaan informasi atas liputan media, konsistensi antara konten rilis pers dan keterbukaan resmi, serta praktik keterbukaan yang adil.

Kontrak Ekspor Teknologi Perlu Rincian Tonggak per Tahap

Pedoman tersebut akan mewajibkan perusahaan membedakan pembayaran kontrak di muka dari pembayaran tonggak yang bersifat kondisional yang dipecah berdasarkan tahapan pengembangan, termasuk uji klinis, persetujuan produk, dan komersialisasi. Sebelumnya, keterbukaan kontrak ekspor teknologi mencakup pembayaran di muka dan tonggak kondisional, namun sering tidak menampilkan dengan jelas berapa yang akan diterima pada setiap tahap pengembangan. FSS bertujuan membantu investor memahami lebih mudah apakah nilai kontrak sudah dikonfirmasi dan menilai risiko tahapan pengembangan serta tenggat waktu ke depan. Tonggak dalam kontrak ekspor teknologi merupakan pembayaran kondisional yang dilakukan ketika kondisi tertentu terpenuhi, seperti keberhasilan uji klinis, memperoleh persetujuan produk, komersialisasi, atau pencapaian target penjualan. Namun, jumlah per tahap dan kondisi pembayaran dapat menjadi rahasia dagang bagi perusahaan tercatat. Dalam proses konsultasi, perusahaan menyampaikan bahwa standar yang seragam sulit diterapkan karena tahapan pengembangan obat dan struktur kontrak bervariasi antar perusahaan.

Keterbukaan Kontrak Samchundang Pharm Menunjukkan Kesenjangan 5,3 Triliun KRW

Samchundang Pharm menampilkan sekitar 5,3 triliun KRW sebagai total ukuran kontrak dalam rilis pers terkait kontrak lisensi eksklusif dan komersialisasi untuk 11 negara Eropa. Sebaliknya, keterbukaan di bursa mencantumkan 30 juta EUR, sekitar 50,8 miliar KRW pada kurs saat itu, dengan menggabungkan pembayaran di muka dan tonggak kondisional. FSS mengidentifikasi kesenjangan antara nilai kontraktual dan estimasi berdasarkan asumsi kinerja masa depan tersebut sebagai penyebab misinformasi investor, karena perusahaan tidak membedakan dengan jelas keduanya dalam materi promosi. Pedoman berupaya mengurangi kesenjangan antara promosi media dan konten keterbukaan dengan mewajibkan perusahaan memisahkan total nilai kontrak dari pembayaran di muka yang sudah dikonfirmasi serta menampilkan tonggak yang spesifik per tahap.

FAQ

Tindakan penegakan apa yang berlaku bagi perusahaan yang tidak mengikuti pedoman keterbukaan informasi farmasi dari FSS?

Pedoman tersebut berlaku sebagai rekomendasi, bukan kewajiban yang mengikat secara hukum, dan perusahaan tidak akan menghadapi sanksi langsung semata-mata karena tidak mengikuti pedoman tersebut. Namun, pelanggaran terhadap peraturan yang sudah ada seperti kegagalan mematuhi aturan keterbukaan yang adil atau keterbukaan yang salah/diabaikan dapat mengakibatkan tindakan penegakan terpisah.

Mengapa FSS mewajibkan kontrak ekspor teknologi menampilkan pembayaran tonggak berdasarkan tahap pengembangan?

FSS bertujuan membantu investor memahami lebih mudah apakah nilai kontrak sudah dikonfirmasi dan menilai risiko tahapan pengembangan serta tenggat waktu ke depan. Sebelumnya, keterbukaan sering tidak menampilkan dengan jelas berapa yang akan diterima pada setiap tahap pengembangan, meskipun mencakup pembayaran di muka dan tonggak kondisional.

Kapan FSS akan merilis pedoman keterbukaan informasi farmasi dan bioteknologi?

FSS akan merilis pedoman tersebut bulan ini setelah menyelesaikan pertemuan gugus tugas dan konsultasi dengan perusahaan tercatat KOSPI dan KOSDAQ pada tanggal 19.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar