Korea Selatan Meluncurkan Aliansi Pusat Data AI dengan 400+ Peserta

Naver-4,04%
NHN-7,19%
Key Takeaways
  • Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan secara resmi meluncurkan AI Data Center Alliance pada tanggal 29 dengan lebih dari 400 peserta.
  • Aliansi ini terdiri dari 12 perusahaan dalam komite pengarah, termasuk Naver Cloud, Samsung SDS, dan SK Telecom, yang beroperasi di bawah sistem co-chair pemerintah-swasta.
  • Aliansi ini berencana mengejar pembangunan AIDC skala besar sebesar 18,4 GW serta mengekspor industrialisasi melalui tiga divisi dan Export Industrialization Task Force.

Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan mengumumkan pada tanggal 29 peluncuran resmi “AI Data Center Alliance”, sebuah badan konsultatif pemerintah-swasta untuk industrialisasi strategis nasional pusat data berbasis artificial intelligence (AIDC). Aliansi ini melibatkan Kementerian Sains dan TIK, Komisi Jasa Keuangan, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi, serta lebih dari 400 peserta dari industri, akademisi, dan lembaga penelitian. Upacara peluncuran ini membentuk kanal komunikasi untuk kerja sama publik-swasta terkait dan bertujuan mendorong inisiatif proyek mega AIDC berskala besar. Pembentukan aliansi ini mengikuti pengumuman pemerintah pada 29 Juni tentang strategi “AI Data Center National Strategic Industrialization”, yang berupaya mengembangkan AIDC secara sistematis sebagai industri inti nasional melalui upaya terkoordinasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan sektor swasta.

Aliansi Beroperasi di Bawah Skema Co-Chair Pemerintah-Swasta

AIDC Alliance beroperasi di bawah skema co-chair pemerintah-swasta. Jung Jae-hun, Presiden dan CEO SK Telecom serta Ketua Asosiasi Industri Informasi & Komunikasi Korea, menjadi co-chair swasta perdana. Struktur organisasinya mencakup komite pengarah, tiga divisi (Demand, Supply, Foundation), serta Export Industrialization Task Force (TF).

Komite pengarah terdiri dari 12 perusahaan: Naver Cloud, Samsung SDS, SK Telecom, NHN Cloud, LS Electric, LG Uplus, LG Electronics, GS, Kakao, KT, KTNF, dan FuriosaAI.

Tiga Divisi dan Export TF Menetapkan Kerangka Operasional

Divisi Demand, yang dipimpin Naver Cloud, terdiri dari perusahaan konstruksi dan operasi AIDC yang berfokus pada peningkatan daya saing solusi domestik. Divisi Supply, dipimpin LG Electronics, berpusat pada pengembang teknologi solusi TI, tenaga, dan pendinginan serta menyusun strategi lokalisasi teknologi inti.

Divisi Foundation, dengan Kakao sebagai kepala divisi, mencakup asosiasi terkait AIDC, universitas, dan firma hukum. Export Industrialization TF menyediakan strategi khusus untuk masuk pasar global perusahaan domestik. TF mendukung masuk ke pasar pelatihan AI global yang berpusat pada big tech, sekaligus pasar inferensi AI yang berpusat pada ekosistem terbuka, dan merencanakan pembentukan strategi untuk mengekspor seluruh proses dari konstruksi hingga operasi dalam bentuk paket.

Aliansi Menargetkan Pembangunan AIDC 18,4GW dan Industrialisasi Ekspor

Aliansi dibentuk untuk menerapkan secara sistematis strategi “AI Data Center National Strategic Industrialization” yang diumumkan pemerintah pada 29 Juni. Inisiatif ini menargetkan pembangunan AIDC berskala besar pada skala 18,4GW, industrialisasi ekspor industri hulu dan hilir, pengembangan klaster AIDC, serta pembangunan testbed berskala besar.

Jung Jae-hun, co-chair, menyatakan, “AIDC Alliance adalah awal solidaritas yang memimpin pasar global di era AI,” sambil menegaskan, “Ini akan menjadi fondasi agar Korea Selatan muncul sebagai kekuatan industri pusat data AI yang tak tergantikan.”

FAQ

Apa itu AI Data Center Alliance yang diluncurkan Korea Selatan?

AI Data Center Alliance adalah badan konsultatif pemerintah-swasta yang diluncurkan secara resmi pada tanggal 29 oleh Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi Korea Selatan bersama Kementerian Sains dan TIK, Komisi Jasa Keuangan, serta Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi. Aliansi ini mencakup lebih dari 400 peserta dari industri, akademia, dan lembaga penelitian, serta beroperasi dengan skema co-chair bersama yang menjadikan Jung Jae-hun dari SK Telecom sebagai co-chair swasta perdana.

Apa tujuan utama dari AIDC Alliance?

Aliansi ini bertujuan menerapkan secara sistematis strategi pemerintah “AI Data Center National Strategic Industrialization” pada 29 Juni. Inisiatif yang direncanakan meliputi pembangunan AIDC berskala besar pada skala 18,4GW, industrialisasi ekspor industri hulu dan hilir terkait, pengembangan klaster AIDC, serta pembangunan testbed berskala besar. Aliansi beroperasi melalui tiga divisi (Demand, Supply, Foundation) dan Export Industrialization Task Force untuk mengoordinasikan tujuan-tujuan tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar