Presiden Lee Jae-myung mengarahkan Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan untuk melonggarkan pembatasan pinjaman bagi pembeli rumah muda dan biasa setelah seorang peserta dalam forum real estat pekan lalu mengeluhkan pinjaman uang muka yang terblokir, sehingga mencegah penghuni apartemen bisa pindah masuk. Arahan tersebut muncul setelah beberapa keluhan bahwa bank menghentikan pinjaman untuk pembeli rumah yang sudah menandatangani kontrak pembelian, sehingga menimbulkan kesulitan finansial bagi mereka yang sedang bersiap menempati tempat tinggal baru. Pemerintah kini meninjau langkah untuk mengecualikan pinjaman untuk pembeli rumah muda dan biasa dari target pengelolaan volume utang rumah tangga, yang berpotensi memungkinkan bank kembali menyalurkan pinjaman untuk uang muka dan pembayaran sementara.
Laporan Peserta Forum: Pinjaman Uang Muka Terblokir untuk Apartemen di Suwon
Dalam forum real estat yang dipimpin Presiden Lee Jae-myung pekan lalu, peserta Hwang Jeong-mi melaporkan bahwa ia membeli sebuah apartemen di Suwon namun tidak bisa memperoleh pinjaman uang muka menjelang jadwal pindah masuk. "Situasi telah muncul di mana pinjaman uang muka sama sekali tidak dapat diperoleh. Banyak warga yang benar-benar bersiap untuk pindah masuk mengalami kesulitan besar karena ini," kata Hwang saat forum. Presiden Lee menanggapi dengan menginstruksikan ketua Komisi Jasa Keuangan untuk meninjau masalah tersebut, seraya menyatakan bahwa "ada cukup banyak kritik serupa" dan bahwa "kritik tersebut memiliki dasar" terkait perubahan kebijakan yang diterapkan setelah kontrak pembelian diselesaikan.
Bank Mulai Menyalurkan Sebagian Pinjaman Uang Muka Lagi setelah Arahan Presiden
Setelah forum, muncul pesan di komunitas online bagi calon penghuni yang melaporkan bahwa bank telah sebagian melanjutkan pinjaman uang muka. Hwang, peserta forum, dijuluki "Pal Joan of Arc" (gabungan nama apartemen dengan Joan of Arc) dan "martir uang muka" di dunia maya. Pemerintah sedang meninjau pengecualian pinjaman bagi pembeli rumah, termasuk pinjaman interim dan uang muka, dari target pengelolaan volume utang rumah tangga. Kriteria pinjaman relokasi juga sedang dibahas, dengan proposal untuk mengubah basis perhitungan dari tempat tinggal sebelumnya ke tempat tinggal baru guna meningkatkan jumlah pinjaman.
Perdana Menteri Memimpin Forum Real Estat Kedua pada Tanggal 27
Forum real estat kedua yang dipimpin Perdana Menteri dijadwalkan pada tanggal 27. Langkah komprehensif pemerintah di bidang real estat, termasuk kebijakan pajak dan pinjaman, diharapkan diumumkan dalam waktu dekat.
FAQ
Apa yang diperintahkan Presiden Lee Jae-myung di forum real estat pekan lalu?
Presiden Lee Jae-myung mengarahkan ketua Komisi Jasa Keuangan untuk meninjau pembatasan pinjaman setelah seorang peserta mengeluhkan bahwa pinjaman uang muka untuk pembelian apartemen di Suwon terblokir, sehingga mencegah penghuni yang benar-benar ingin pindah masuk.
Mengapa pinjaman uang muka terblokir bagi pembeli rumah?
Bank menghentikan pinjaman uang muka sebagai bagian dari langkah pengelolaan volume utang rumah tangga, sehingga berdampak pada pembeli rumah yang sudah menandatangani kontrak pembelian dan sedang bersiap pindah ke tempat tinggal baru.
Kebijakan pinjaman apa yang sedang ditinjau pemerintah Korea Selatan?
Pemerintah sedang meninjau pengecualian pinjaman untuk pembeli rumah muda dan biasa, termasuk pinjaman interim dan uang muka, dari target pengelolaan volume utang rumah tangga. Kriteria pinjaman relokasi juga dapat diubah untuk meningkatkan jumlah pinjaman dengan menjadikan perhitungan berbasis pada tempat tinggal baru, bukan tempat tinggal sebelumnya.