Menurut Asia Economy, Korea Selatan telah menyelesaikan seleksi 18 operator private equity untuk National Growth Fund tahun ini, menandai berakhirnya putaran pertama dan kedua penggalangan dana untuk platform yang didukung kebijakan tersebut. Dana ini, yang dirancang untuk menyalurkan total 200 triliun won selama lima tahun ke sektor-sektor pertumbuhan, mencatat 11 operator terpilih pada fase pertama yang mengelola 3,9 triliun won, serta 7 operator pada fase kedua yang mengawasi 1,6 triliun won.
Persaingan terbukti sangat ketat: pada putaran pertama, 81 pelamar mencapai rasio persaingan rata-rata lebih dari 7 kali; sementara pada putaran kedua, 65 pelamar dan konsorsium ikut bersaing, yang menyoroti tingginya permintaan dari industri. Para operator saling berebut status investor jangkar yang ditawarkan oleh dana yang didukung pemerintah, karena seleksi tersebut secara signifikan mempermudah penggalangan dana private berikutnya dengan memberikan kredibilitas kebijakan dan rekam jejak di sektor teknologi maju, termasuk AI, semikonduktor, dan bioteknologi.