Menurut Seoul Economic Daily pada 20 Juli, analis saham Korea Selatan semakin menghindari komitmen penilaian di tengah tekanan yang meningkat dari investor ritel dan perusahaan. Porsi laporan analis yang diberi label “Tidak Dinilai (N/R)” nyaris dua kali lipat menjadi 13,3% pada pertengahan Juli 2026, naik dari 5,7% pada 2022, menurut data F&Guide.
Para analis menyebut lingkungan yang tidak bersahabat, di mana laporan penelitian yang negatif memicu serangan terkoordinasi di media sosial, email yang menyerang, dan pelecehan. Sebagian telah menghadapi puluhan panggilan pengaduan setiap hari, sehingga memaksa perusahaan menyiapkan jalur keluar demi keselamatan. Perusahaan yang menanggapi pemberitaan negatif dengan melarang analis menghadiri panggilan pendapatan dan kunjungan lokasi semakin mendorong penghindaran penilaian. Laporan dari sisi jual tetap langka, karena analis makin enggan menentang sentimen pasar saat siklus perdagangan yang volatil.