Para ahli dalam forum reformasi pajak real estat yang digelar pada tanggal 16 mengusulkan perombakan sistem pajak kepemilikan properti Korea Selatan untuk mengatasi kesenjangan, di mana pemilik beberapa properti bernilai lebih rendah membayar pajak lebih besar dibanding pemilik satu properti bernilai tinggi dengan nilai aset total yang setara. Forum tersebut, bagian dari rangkaian kegiatan menjelang perdebatan real estat komprehensif yang dijadwalkan pada Kamis depan, mendengarkan usulan untuk beralih dari pajak berbasis jumlah unit ke penilaian berbasis nilai. Pemerintah berencana mengumumkan langkah-langkah reformasi pajak paling cepat bulan ini setelah perdebatan mendatang.
Para Ahli Menyoroti Denda Pajak untuk Kepemilikan Banyak Properti dalam Sistem Saat Ini
Kang Seong-hoon, profesor studi kebijakan di Hanyang University, memaparkan data yang menunjukkan bahwa seorang pemilik apartemen senilai 3 miliar won membayar sekitar 6 juta won pajak kepemilikan tahun ini, sementara seorang pemilik tiga apartemen senilai 1 miliar won dengan nilai total yang sama membayar sekitar 8 juta won. Struktur pajak kepemilikan saat ini menerapkan tarif yang lebih tinggi bagi pemilik banyak properti terlepas dari nilai aset total. Para ahli dalam forum berpendapat bahwa pemajakan seharusnya didasarkan pada nilai properti, bukan jumlah unit yang dimiliki.
Peserta Forum Memperdebatkan Penyesuaian Tarif Pajak Kepemilikan
Para peserta menyampaikan pandangan yang berbeda terkait kenaikan tarif pajak kepemilikan. Nam Ki-eop, direktur Land Freedom Research Institute, menyatakan bahwa tingkat efektif pajak kepemilikan Korea adalah sepertiga hingga seperlima dari level negara maju utama, seraya berargumen bahwa penguatan pajak kepemilikan tidak dapat dicirikan sebagai pemajakan yang bersifat menghukum. Ham Yeong-jin, kepala Woori Bank Real Estate Research Lab, memperingatkan bahwa kenaikan tarif yang cepat dapat menimbulkan efek samping, termasuk pasar yang terkunci, penurunan volume transaksi, kekakuan pasar, dan penerusan pajak ke sewa bulanan akibat berkurangnya pasokan sewa. Seorang ahli mengusulkan ambang batas 40 miliar won untuk mendefinisikan properti tunggal dengan nilai sangat tinggi.
Pemerintah Menjadwalkan Forum dan Pengumuman Reformasi Pajak
Pemerintah akan mengadakan forum real estat lain pada Kamis depan. Pejabat menyatakan mereka berencana mengumumkan langkah-langkah reformasi pajak paling cepat bulan ini.
FAQ
Kesenjangan pajak apa yang diidentifikasi para ahli dalam forum pada tanggal 16?
Para ahli menunjukkan bahwa dalam sistem saat ini, pemilik satu apartemen senilai 3 miliar won membayar sekitar 6 juta won pajak kepemilikan, sementara pemilik tiga apartemen senilai 1 miliar won (nilai total yang sama) membayar sekitar 8 juta won karena tarif yang lebih tinggi diterapkan pada pemilik banyak properti.
Kapan pemerintah akan mengumumkan langkah-langkah reformasi pajak?
Pemerintah berencana mengadakan forum lain pada Kamis depan dan mengumumkan langkah-langkah reformasi pajak paling cepat bulan ini.