Pesan Berita Gate, 15 April — Perusahaan generatif AI Korea Selatan, Upstage, yang merupakan unicorn AI pertama di negara tersebut, telah menutup anak usaha Hong Kong-nya (UPSTAGE HK LIMITED) setelah lima tahun beroperasi, menurut sebuah pengajuan kepada Financial Supervisory Service Korea. Perusahaan tersebut mendirikan kantor Hong Kong pada Desember 2020 sebagai hub utama untuk ekspansi global, dengan tujuan memanfaatkan akses terhadap talenta dari Tiongkok dan memperluas ke pasar Asia Tenggara termasuk Singapura dan Thailand.
Kantor Hong Kong awalnya diposisikan sebagai basis strategis untuk pertumbuhan regional, dengan Chief Science Officer Upstage Park Eun-jeong, mantan pemimpin tim model Naver Papago, ditunjuk sebagai kepala pertamanya. Namun, kantor tersebut tidak menghasilkan hasil yang signifikan dan dibubarkan pada 2025. Perusahaan menjelaskan bahwa kantor tersebut terutama menjalankan fungsi administratif dan rekrutmen, dengan kegunaannya menurun setelah CEO Kim Sung-hoon mengambil cuti dari posisi profesor di Hong Kong University of Science and Technology.
Setelah penutupan tersebut, Upstage menginvestasikan sekitar 3,5 miliar won ($2.6 million) ke entitas AS-nya, Upstage AI, untuk mengonsolidasikan operasi global. Kini perusahaan berfokus pada AS dan Jepang sebagai pasar internasional utamanya. Entitas AS sedang memperluas solusi Solar LLM dan AI dokumen melalui kemitraan dengan AWS, sementara anak usaha Jepang sedang mengembangkan model lokal untuk aplikasi AI yang spesifik untuk industri.