Menurut model keuangan para analis, saham SpaceX menjadi yang paling mahal di pasar A.S. sejak listingnya Jumat lalu. Kelipatan penilaian valuasi pendapatan 2027 perusahaan mencapai 39,2x pada penutupan Rabu, melampaui semua komponen S&P 500 yang ada saat ini. Valuasi itu hampir tiga kali lipat kelipatan Tesla 12,6x, sementara Palantir berada di peringkat kedua dengan 28x.
Saham tersebut naik 37% dari harga IPO-nya, meski turun 5% pada Rabu dan 3,6% pada Kamis, terutama dipicu oleh FOMO ritel (fear of missing out) terhadap visi jangka panjang CEO Elon Musk. Pelaku pasar memperdebatkan apakah SpaceX akan mengikuti jejak Netscape, yang memicu gelembung dot-com meski tidak menguntungkan pada IPO tahun 1995. Para strategis memandang SpaceX sebagai katalis potensial bagi gelombang baru sentimen bullish, meski sebagian berpendapat perusahaan tersebut berbeda dari Netscape karena sudah menguasai posisi dominan di peluncuran roket komersial dan komunikasi satelit.