Model DeFi Berkelanjutan Gantikan Pertumbuhan Berbasis Insentif

AAVE1,36%
UNI13,15%
SKY11,05%
HYPE5,49%
JUP3,77%
  • Protokol penghasil pendapatan semakin menggantikan liquidity mining seiring dengan matangnya DeFi melampaui model pertumbuhan yang didorong oleh insentif

  • Emisi token besar tidak diperlukan untuk menarik pengguna ke platform lending, trading, staking, dan stablecoin.

  • Keberlanjutan protokol kini lebih bergantung pada biaya organik dan retensi dibandingkan pada insentif likuiditas sementara.

Model DeFi Berkelanjutan mulai menarik perhatian kembali saat para pelaku pasar semakin memisahkan likuiditas sementara dari protokol yang menghasilkan permintaan pengguna jangka panjang dan pendapatan berulang.

Generasi Pendapatan Muncul sebagai Tolok Ukur Baru DeFi

Kerangka kerja pasar terbaru yang dibagikan oleh analis Tanaka mengkaji protokol yang mampu bertahan tanpa insentif berat. Laporan tersebut menyatakan bahwa DeFi berada dalam fase perkembangan baru. Investor semakin menekankan pada dasar-dasar bisnis, bukan pada emisi.

➥ Protokol DeFi mana yang bisa bertahan tanpa insentif token besar?

Jika DeFi 2021 dibangun di sekitar liquidity mining, DeFi 2026 semakin memisahkan TVL sementara dari permintaan produk yang berkelanjutan.

Insentif token dapat menarik modal, tetapi jarang menciptakan retensi setelah… pic.twitter.com/pfeN5UV6qq

— Tanaka (@Tanaka_L2) 26 Juni 2026

Analisis tersebut menyoroti bahwa liquidity mining merupakan salah satu faktor utama sepanjang tahun 2021. Namun, imbalan token sering kali gagal menciptakan retensi pengguna yang bertahan lama. Modal sering keluar saat insentif akhirnya menurun.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa protokol berkelanjutan menghasilkan biaya dari aktivitas yang sudah dibutuhkan pengguna. Trading, pinjaman, staking, dan layanan stablecoin tetap menjadi fungsi keuangan inti. Layanan-layanan ini terus menarik permintaan terlepas dari siklus pasar.

Perubahan lingkungan ini mendorong investor untuk menilai ulang metode valuasi. Total value locked tidak lagi memberikan gambaran lengkap. Kualitas pendapatan dan retensi pengguna menjadi metrik yang semakin penting.

Protokol Tulang Punggung Terus Mendominasi Aktivitas Inti DeFi

Laporan tersebut mengidentifikasi beberapa protokol mapan sebagai infrastruktur tulang punggung DeFi. Ini termasuk Aave, Uniswap, Sky, dan Lido. Masing-masing protokol menjalankan fungsi penting dalam keuangan terdesentralisasi.

Aave tetap menjadi salah satu pasar pinjaman terkemuka di sektor ini. Protokol ini menghasilkan pendapatan melalui aktivitas pinjaman dan likuidasi. Permintaan akses modal mendukung model bisnis jangka panjangnya.

Uniswap terus mendapat manfaat dari permintaan trading organik di pasar terdesentralisasi. Exchange ini memperoleh biaya langsung dari aktivitas pengguna. Struktur ini mengurangi ketergantungan pada insentif token inflasioner.

Sky dan Lido menempati posisi yang sama pentingnya dalam keuangan terdesentralisasi. Infrastruktur stablecoin dan liquid staking tetap menjadi layanan blockchain esensial. Kedua sektor ini menyediakan pendapatan berulang dari partisipasi pengguna.

Protokol Generasi Berikutnya Beralih ke Pertumbuhan Berbasis Biaya

Laporan tersebut juga mengidentifikasi protokol yang muncul dengan karakteristik pendapatan yang lebih kuat. Hyperliquid, Jupiter, Kamino, Morpho, Ondo Finance, dan Ethena termasuk di dalamnya. Masing-masing protokol beroperasi di segmen pasar yang berkembang pesat.

Bisnis derivatif on-chain Hyperliquid telah tumbuh melalui aktivitas trading, bukan insentif. Jupiter telah memantapkan dirinya sebagai pusat trading utama di Solana. Kamino dan Morpho terus membuat kemajuan lebih lanjut dalam peluang pinjaman terdesentralisasi.Kamino dan Morpho terus membuat langkah lebih lanjut menuju peluang pinjaman terdesentralisasi.

Keberlanjutan bukanlah fungsi dari tingkat pendapatan, demikian peringatan laporan tersebut. Oleh karena itu, investor terus memantau kualitas pendapatan yang dihasilkan.

Analisis menyimpulkan bahwa bisnis DeFi terkuat akan mempertahankan pengguna setelah insentif memudar. Likuiditas harus tetap ada meskipun emisi menurun. Permintaan produk nyata pada akhirnya dapat menjadi aset paling berharga di sektor ini.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar