BlockBeats berita, 30 Mei, dalam draf perjanjian damai perang Iran-AS, pengaturan dana rekonstruksi Iran sebesar 300 miliar dolar AS menarik perhatian.
Untuk menghindari reaksi keras dari opini publik domestik AS, pihak AS secara sengaja menghindari kata-kata seperti "ganti rugi" atau "kompensasi" dalam draf tersebut, dan beralih menggunakan istilah "Dana Investasi Internasional".
Logika politik di baliknya sangat langsung dan tajam: Trump sendiri menghabiskan sepuluh tahun menyerang tindakan pemerintahan Obama yang membayar Iran 400 juta dolar sebagai "pengkhianatan" dan "dana tebusan",
Sekarang jika menandatangani perjanjian bernilai ratusan miliar dolar yang diberi label "ganti rugi perang", itu sama saja secara pribadi menyerahkan senjata yang menyerang dirinya kepada musuh politik dan basis pendukungnya.
Trump telah memberi tahu stafnya secara pribadi bahwa dia tidak akan menandatangani perjanjian apa pun yang tampaknya melibatkan pembayaran langsung dari AS ke Iran, dan di media sosial dia mengklaim "sebelum pemberitahuan lebih lanjut, tidak akan ada pertukaran dana apa pun".
Konsep dana investasi ini berasal dari utusan Timur Tengah Trump, Vitkov, dan menantu laki-lakinya Kushner—keduanya adalah investor properti, dan awalnya usulan tersebut adalah menggunakan pengembangan dan mekanisme investasi proyek properti Teheran sebagai insentif untuk mendorong perdamaian,
yang kemudian diambil alih dan dikembangkan oleh Iran menjadi kerangka yang memungkinkan raksasa energi AS masuk ke pasar Iran melalui kemitraan usaha patungan, sehingga memberi lapisan logika bisnis pada dana tersebut.