Perdebatan AS soal Distribusi Kekayaan Berbasis AI: Hanya 27% Mendukung Pusat Data sebagai Usulan Kebijakan Saat Mulai Muncul

MSFT2,11%

Menurut BlockBeats, pada 27 Juli, AS meluncurkan pembahasan kebijakan tentang bagaimana kekayaan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) harus didistribusikan. Sejumlah proposal telah muncul, termasuk dana kekayaan berdaulat AI, kepemilikan saham publik, kompensasi bagi kontributor data, dan pengurangan jam kerja.

Sebuah jajak pendapat menunjukkan hanya 27% orang Amerika mendukung pembangunan pusat data di komunitas mereka, sementara 63% menolak. Hal ini mencerminkan kekhawatiran publik mengenai biaya yang ditanggung oleh pekerja dan komunitas. Senator Bernie Sanders sebelumnya mengusulkan agar publik menerima 50% bagian dari industri AI. Model yang diusulkan mencakup pendekatan “Data Dignity” dari peneliti Microsoft, Jaron Lanier, yang menawarkan pembayaran kepada pihak yang datanya melatih sistem AI, serta mekanisme pembagian keuntungan yang dimodelkan pada distribusi hak cipta musik. RadicalxChange Foundation menyarankan pembentukan mekanisme tata kelola publik yang memberi para pemangku kepentingan Ekuitas dan hak atas kompensasi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar