Imbal Hasil Obligasi US Treasury Naik ketika Konflik AS–Iran Memasuki Hari Kesepuluh

BMO0,42%

Harga obligasi Treasury AS turun sedikit pada 21 Juli (Waktu Timur AS) pukul 9:03 AM, dengan imbal hasil 10 tahun naik 0,60 basis poin menjadi 4,604%. Pergerakan harga tersebut terjadi saat konflik militer AS-Iran memasuki hari kesepuluh tanpa tanda penurunan eskalasi yang jelas. Kenaikan imbal hasil mencerminkan ketidakpastian geopolitik yang berlanjut di Timur Tengah, di mana pemberontak Houthi di Yaman telah menyatakan keterlibatan dan Iran terus menyerang infrastruktur Kuwait, sementara baik AS maupun Iran memberi sinyal bahwa peluang dialog masih berlanjut.

Imbal Hasil Treasury 10 Tahun Meningkat hingga 4,604% pada 21 Juli

Menurut layar intraday suku bunga global Yonhap Infomax, imbal hasil Treasury 10 tahun berada di level 4,604% pada pukul 9:03 AM pada 21 Juli (Waktu Timur AS) di pasar obligasi New York, naik 0,60 basis poin dari acuan pukul 3 PM hari perdagangan sebelumnya. Imbal hasil 2 tahun yang sensitif kebijakan naik 0,40 basis poin menjadi 4,219% selama periode yang sama. Imbal hasil Treasury 30 tahun meningkat 0,40 basis poin menjadi 5,121%. Selisih antara imbal hasil 10 tahun dan 2 tahun tetap hampir tidak berubah di 38,5 basis poin dibanding 38,3 basis poin pada hari sebelumnya. Imbal hasil obligasi dan harga bergerak berlawanan arah.

Iran Menyerang Fasilitas Kuwait saat Pemberontak Houthi Bergabung dalam Konflik

Konflik di Timur Tengah tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Kuwait mengumumkan bahwa Iran menyerang pembangkit listrik dan fasilitas desalinasi dengan rudal dan drone untuk hari keempat. Pemberontak Houthi menyatakan blokade Laut Merah terhadap Arab Saudi dan memperingatkan bahwa siapa pun yang menggunakan pelabuhan Arab Saudi akan menjadi target di mana pun. Iran juga menganggap situasi saat ini sebagai perang skala penuh dan melakukan pembalasan terhadap pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Namun, AS belum memperluas cakupan operasinya ke Teheran, dan kedua pihak terus memberi sinyal kemungkinan dialog. Faktor-faktor ini ditafsirkan dapat melunakkan laju kenaikan imbal hasil Treasury AS.

Catatan BMO Capital Markets: Stabilitas Pasar Treasury di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Para analis strategi BMO Capital Markets menyatakan bahwa “meskipun ketegangan Timur Tengah baru-baru ini meningkat, pasar Treasury menunjukkan tren yang relatif stabil.” Mereka mencatat bahwa “berita tentang para mediator yang mengajukan usulan gencatan senjata baru tampaknya telah berkontribusi menahan kenaikan harga minyak.” BMO menambahkan bahwa “penurunan imbal hasil obligasi nominal akan dibatasi oleh ketegangan geopolitik dan fokus pasar yang berkelanjutan pada sektor energi,” serta bahwa “indikator inflasi Juli dan Agustus akan diperlukan bagi investor untuk menyimpulkan bahwa tekanan inflasi akibat energi telah mencapai puncaknya.”

FAQ

Apa yang terjadi pada imbal hasil Treasury AS pada 21 Juli?
Imbal hasil Treasury AS naik sedikit pada 21 Juli (Waktu Timur AS) pukul 9:03 AM, dengan imbal hasil 10 tahun naik 0,60 basis poin menjadi 4,604%, imbal hasil 2 tahun naik 0,40 basis poin menjadi 4,219%, dan imbal hasil 30 tahun naik 0,40 basis poin menjadi 5,121%.

Mengapa imbal hasil Treasury AS naik meski konflik AS-Iran terjadi?
Kenaikan imbal hasil mencerminkan ketidakpastian geopolitik yang berlanjut saat konflik militer AS-Iran memasuki hari kesepuluh tanpa resolusi yang jelas. Namun, laju kenaikan imbal hasil tetap moderat karena AS belum memperluas operasi ke Teheran dan kedua pihak terus memberi sinyal kemungkinan dialog, yang mencegah reli obligasi berlindung (flight-to-safety) secara lebih dramatis.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar