Menurut Yonhap InfoMax, nilai tukar USD/JPY naik menjadi 162,420 yen pada 17 Juli, menguat 0,02% meski ada intervensi verbal dari otoritas Jepang. Menteri Keuangan Jepang Katayama Satsuki kembali menegaskan dalam konferensi pers pagi bahwa pemerintah siap mengambil langkah tegas jika diperlukan, tetapi yen terus melemah; sempat naik hingga 162,468 yen sepanjang sesi.
Kelemahan yen dipicu oleh data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, termasuk klaim pengangguran yang lebih rendah dan pemulihan aktivitas manufaktur The Fed Philadelphia, yang mendukung permintaan dolar. Ketegangan di Timur Tengah juga ikut membebani yen, karena bentrokan militer AS-Iran yang masih berlangsung memunculkan kekhawatiran bahwa harga minyak tetap tinggi dalam waktu lama dan berdampak pada neraca perdagangan Jepang. Futures minyak mentah WTI naik 1,13% menjadi $79,84 per barel.