Menurut Yonhap Infomax, pada 27 Juli, kurs USD/KRW diperkirakan akan menguji sisi bawah di sekitar 1.450 won, didorong oleh penjualan konversi dana ADR SK Hynix serta meredanya ketegangan geopolitik. Serangan udara balasan AS dan Iran dihentikan semalam, sehingga menurunkan premi risiko Timur Tengah dan mendukung penguatan won. Indeks dolar turun ke 101,3, sementara minyak mentah WTI melemah ke 84 dolar AS per barel pada perdagangan awal Asia.
Tekanan jual dari penebusan ADR skala besar SK Hynix dan kontrak forward para eksportir menambah momentum ke bawah. Posisi menjelang akhir bulan dan arus masuk WGBI diperkirakan akan mempertahankan tekanan jual dolar, meski minat beli yang terbatas dapat membatasi reli di bawah 1.450 won.