Alphabet melaporkan pendapatan Q2 sebesar 119,8 miliar dolar AS pada waktu setempat 22 Mei, naik 24% dari tahun sebelumnya, serta menaikkan panduan belanja modal (capital expenditure) tahun fiskal 2026 menjadi 195–205 miliar dolar AS untuk mendukung ekspansi infrastruktur AI. Pengumuman itu memicu lonjakan 4,40% pada indeks KOSPI pada 23 Mei, dengan Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 3,65% dan 4,86%. CFO Alphabet, Anat Ashkenazi, menyatakan kenaikan belanja tersebut merespons meningkatnya permintaan AI, dan belanja modal akan terus berkembang secara signifikan hingga tahun depan. Kenaikan panduan tersebut meredakan kekhawatiran investor bahwa perusahaan Big Tech bisa mengurangi investasi infrastruktur AI, yang sebelumnya membebani saham semikonduktor Korea.
Alphabet Melaporkan Pendapatan Q2 Senilai 119,8 Miliar Dolar AS
Alphabet mengungkap pendapatan Q2 sebesar 119,8 miliar dolar AS (sekitar ₩177 triliun), melampaui estimasi pasar London Stock Exchange Group (LSEG) sebesar 116,9 miliar dolar AS. Belanja modal Q2 mencapai 44,9 miliar dolar AS (sekitar ₩66,3 triliun), selaras dengan perkiraan pasar StreetAccount sebesar 44,8 miliar dolar AS. Belanja modal Alphabet telah meningkat secara bertahap dari 22–24 miliar dolar AS pada Q2–Q3 tahun sebelumnya, menjadi 28 miliar dolar AS pada Q4, dan 36 miliar dolar AS pada Q1 tahun berjalan.
Alphabet Menaikkan Panduan Capex FY2026 Menjadi 195–205 Miliar Dolar AS
CFO Anat Ashkenazi mengumumkan dalam konferensi panggilan bahwa Alphabet menaikkan panduan total belanja modal tahun fiskal 2026 dari 180–190 miliar dolar AS menjadi 195–205 miliar dolar AS (₩286,7–301,4 triliun). Dengan mengecualikan belanja Q1 (₩52,4 triliun) dan Q2 (₩65,9 triliun), perusahaan berencana mengalokasikan hingga ₩182,6 triliun pada paruh kedua tahun ini. Ashkenazi menyatakan kenaikan tersebut merespons meningkatnya permintaan AI, dan belanja modal akan berkembang secara signifikan hingga tahun depan.
Samsung Electronics dan SK Hynix Melonjak di KOSPI
Setelah rilis kinerja Alphabet, saham semikonduktor besar Korea naik tajam pada 23 Mei. Samsung Electronics ditutup pada ₩270.000, naik 3,65%, sementara SK Hynix ditutup pada ₩1.919.000, naik 4,86%. Indeks KOSPI ditutup pada 7.096,89, naik 299,19 poin atau 4,40% dibanding hari perdagangan sebelumnya. Samsung Electronics dan SK Hynix sebelumnya tertinggal karena kekhawatiran bahwa perusahaan Big Tech mungkin mengurangi investasi infrastruktur AI, yang akan meredam permintaan semikonduktor. Pengumuman itu memperbaiki sentimen investor yang sempat melemah.
Analis Mengonfirmasi Siklus Investasi AI Tetap Kuat
Kim Young-gun, peneliti di Mirae Asset Securities, menyatakan, "Belanja modal Big Tech adalah cara untuk mengubah penumpukan pesanan (order backlogs) menjadi pendapatan, dan selama penumpukan pesanan tetap solid, investasi infrastruktur lanjutan tidak terhindarkan. Alphabet telah menunjukkan kemungkinan kenaikan belanja modal yang berarti hingga 2027, bahkan dari basis yang sudah berlipat ganda secara year-over-year." Kim menambahkan, "Belanja modal di masa depan dari Microsoft, Amazon, dan lainnya juga akan menunjukkan tren naik." Kim Jung-han, peneliti di Samsung Securities, menyatakan, "Kekhawatiran pasar tentang siklus AI dan perlambatan belanja modal tidak beralasan, terbukti sekali lagi, dan momentum perusahaan, yang masih berada pada tahap awal, akan semakin menguat di paruh kedua."
FAQ
Apa yang diumumkan Alphabet pada waktu setempat 22 Mei?
Alphabet mengumumkan pendapatan Q2 sebesar 119,8 miliar dolar AS, naik 24% secara year-over-year, dan menaikkan panduan belanja modal tahun fiskal 2026 dari 180–190 miliar dolar AS menjadi 195–205 miliar dolar AS untuk mendukung ekspansi infrastruktur AI.
Mengapa saham Samsung Electronics dan SK Hynix naik pada 23 Mei?
Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 3,65% dan 4,86% setelah panduan belanja modal Alphabet meningkat, meredakan kekhawatiran investor bahwa perusahaan Big Tech dapat mengurangi investasi infrastruktur AI, yang akan menekan permintaan semikonduktor.
Berapa banyak yang akan dibelanjakan Alphabet untuk belanja modal pada paruh kedua tahun ini?
Dengan mengecualikan belanja Q1 dan Q2, Alphabet berencana mengalokasikan hingga ₩182,6 triliun untuk belanja modal pada paruh kedua tahun ini, menurut CFO Anat Ashkenazi.