BlackRock, Goldman Sachs, dan Fidelity Mendukung/menyokong Rancangan Undang-Undang Digital Asset Clarity Act dengan Total AUM Gabungan Senilai 30 Triliun

BLK0,82%
GS2,09%
BlackRock, Goldman Sachs, Fidelity, Charles Schwab, dan Grayscale—secara kolektif mengelola lebih dari $30 triliun dalam Aset—telah mendukung Digital Asset Market Clarity Act (H.R. 3633), sebuah dukungan besar dari Wall Street untuk regulasi kripto yang lebih jelas. RUU tersebut, yang secara resmi diajukan pada Mei 2025, secara eksplisit menetapkan pembagian tanggung jawab pengawasan antara SEC dan CFTC atas aset digital serta mencakup persyaratan anti pencucian uang. Fidelity, yang mengelola sekitar $7,1 triliun dalam Aset, menyerukan agar Senat meloloskan legislasi tersebut, dengan menyebut kerangka kerjanya seimbang. CEO Goldman Sachs David Solomon juga menyuarakan dukungan, dengan menekankan perlunya lingkungan pasar yang terstruktur. Langkah ini muncul saat Kongres menuju masa reses Agustus, dengan para pendukung mendorong anggota legislatif untuk mengesahkan RUU tersebut lewat Komite Perbankan Senat.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar