Cracker Barrel (NAS:CBRL) menjual merek “Maple Street Biscuit Company” dan menutup beberapa lokasi pada 21 Juli (waktu setempat AS), menurut Fox Business. Perusahaan menjalankan transaksi tersebut untuk mengurangi utang dan meningkatkan profitabilitas. Restrukturisasi ini menyusul upaya gagal mengubah logo dan desain interior tahun lalu pada musim panas, yang dibatalkan dalam waktu satu minggu karena reaksi pelanggan. Setelah itu, perusahaan mengalami penurunan penjualan dan kinerja yang makin memburuk.
Cracker Barrel Menjual Merek Maple Street ke Biscuit Belly
Cracker Barrel menjual merek Maple Street dan aset untuk 35 lokasi kepada “Biscuit Belly”, menurut Fox Business. Perusahaan memutuskan untuk menutup 16 restoran Maple Street yang tersisa. Maple Street menyumbang kurang dari 2% pendapatan tahunan Cracker Barrel.
Perusahaan Menyelesaikan Transaksi $77M Sale-Leaseback
Cracker Barrel menyelesaikan transaksi sale-leaseback untuk 26 lokasi milik perusahaan, dengan mengamankan sekitar $77 juta (sekitar 114 miliar KRW). Perusahaan akan menggunakan dana tersebut untuk pelunasan utang dan akan terus mengoperasikan properti tersebut berdasarkan perjanjian sewa.
Cracker Barrel Memperkirakan Peningkatan EBITDA dari FY2027
Cracker Barrel menyatakan divestasi dan restrukturisasi akan menghasilkan peningkatan adjusted EBITDA mulai tahun fiskal 2027. Restrukturisasi ini merupakan upaya perusahaan untuk mengatasi penurunan penjualan dan memburuknya kinerja setelah inisiatif rebranding yang gagal pada musim panas lalu, yang mencakup perubahan logo dan perombakan interior, lalu dibatalkan setelah satu minggu karena penolakan pelanggan.
FAQ
Apa yang dijual Cracker Barrel pada 21 Juli?
Cracker Barrel menjual merek Maple Street Biscuit Company dan aset untuk 35 lokasi kepada Biscuit Belly pada 21 Juli (waktu setempat AS), menurut Fox Business. Perusahaan juga menutup 16 restoran Maple Street yang tersisa.
Berapa banyak uang yang diperoleh Cracker Barrel dari transaksi sale-leaseback?
Cracker Barrel memperoleh sekitar $77 juta (sekitar 114 miliar KRW) dari transaksi sale-leaseback yang melibatkan 26 lokasi milik perusahaan. Perusahaan akan menggunakan dana tersebut untuk pelunasan utang dan terus mengoperasikan properti tersebut di bawah skema sewa.
Kapan Cracker Barrel mengharapkan perbaikan keuangan dari restrukturisasi?
Cracker Barrel menyatakan pihaknya mengharapkan peningkatan adjusted EBITDA mulai tahun fiskal 2027 sebagai hasil dari divestasi dan restrukturisasi Maple Street.