DS Investment Securities menurunkan harga target saham Doosan Fuel Cell dari 56.000 won menjadi 47.000 won pada 27 Juli, dengan menyebut keterlambatan masuknya pesanan dari luar negeri di luar ekspektasi awal, sambil mempertahankan peringkat 'Buy'. Analis Ahn Joo-won mengaitkan revisi tersebut pada penutupan kontrak internasional yang lebih lambat dari perkiraan dan menegaskan bahwa mendapatkan pesanan luar negeri tahun ini menjadi hal yang krusial karena pemerintah Korea Selatan memangkas volume tender fuel cell domestik. Penurunan peringkat mencerminkan penurunan harga saham saat ini di tengah lingkungan regulasi domestik yang menantang bagi sektor fuel cell.
Doosan Fuel Cell Melaporkan Penurunan Pendapatan Kuartal II dan Kerugian Operasional yang Melebar
Pendapatan provisi Kuartal II Doosan Fuel Cell mencapai 44,3 miliar won, turun 65,5% secara tahunan. Perusahaan membukukan kerugian operasional 50,9 miliar won, melebar dari kerugian 1,3 miliar won pada kuartal sebelumnya. Ahn menilai hasil kuartalan didorong oleh meningkatnya biaya akibat celah penjualan peralatan utama, biaya penggantian stack senilai 30 miliar won, serta beban biaya tetap dari fasilitas SOFC.
Biaya Penggantian Stack dan Beban Fasilitas SOFC Mendorong Pelebaran Kerugian
Analis mengidentifikasi tiga faktor biaya utama di balik melebarannya kerugian: meningkatnya biaya per unit akibat celah pendapatan peralatan utama, 30 miliar won yang dialokasikan untuk penggantian stack, dan beban biaya tetap pabrik SOFC yang terus berjalan. Penggantian stack dijadwalkan berlanjut sepanjang tahun ini, dengan perkiraan biaya ikut memengaruhi hasil H2. Perusahaan menargetkan menaikkan yield pabrik SOFC dari 80% menjadi 90% pada akhir tahun.
Perusahaan Menargetkan Peningkatan Yield SOFC dan Pemulihan Pendapatan Domestik H2
Ahn memproyeksikan tahun ini sebagai titik terendah kinerja, dengan mengantisipasi penurunan kerugian pada H2 karena pengakuan 300 miliar won pendapatan peralatan utama domestik. Biaya penggantian stack akan tetap berlangsung hingga akhir tahun. Doosan Fuel Cell menargetkan meningkatkan yield produksi SOFC dari 80% menjadi 90% pada penutupan tahun.
Doosan Fuel Cell Menyelesaikan Ketentuan Pasokan dengan Mitra Jerman untuk 2026–2027
Perusahaan menyelesaikan negosiasi atas ketentuan kontrak pasokan utama dengan perusahaan Jerman untuk pengiriman stack SOFC yang dijadwalkan pada 2026–2027. Diskusi pasokan PAFC untuk proyek pusat data di Amerika Utara masih berlangsung. Ahn menyatakan bahwa harga satuan ekspor berada di atas level domestik dan menekankan bahwa pembentukan referensi awal secara alami akan mengarah pada pesanan lanjutan. Ia menyoroti kekurangan daya yang parah di industri pusat data AS dan mencatat bahwa keunggulan fuel cell terus mendapatkan sorotan, sehingga menghadirkan peluang bagi Doosan Fuel Cell. Analis menambahkan bahwa dengan hanya segelintir perusahaan di seluruh dunia yang menjalankan bisnis pembangkit listrik fuel cell termasuk Doosan Fuel Cell, ia memperkirakan pemulihan saham melalui ekspor H2.
FAQ
Mengapa DS Investment Securities menurunkan harga target Doosan Fuel Cell pada 27 Juli?
DS Investment Securities menurunkan harga target dari 56.000 won menjadi 47.000 won karena masuknya aliran pesanan luar negeri terjadi lebih lambat dari perkiraan awal dan untuk mencerminkan penurunan harga saham, sementara pemerintah Korea Selatan mengurangi volume tender fuel cell domestik.
Apa yang menyebabkan kerugian operasional Doosan Fuel Cell melebar pada Q2?
Kerugian operasional Q2 sebesar 50,9 miliar won terjadi akibat kenaikan biaya karena celah penjualan peralatan utama, biaya penggantian stack 30 miliar won, serta beban biaya tetap fasilitas SOFC, menurut analis Ahn Joo-won.