22 Juli 2026 pukul 23:00–23:15 (UTC), ETH dalam 15 menit turun cepat 0,65%, dengan kisaran harga 1923.71–1938.39 USDT, amplitudo 0,76%. Perubahan kali ini sangat kecil, termasuk dalam kategori pergerakan sideways yang sempit; total kapitalisasi pasar kripto pada hari tersebut menyentuh level terendah sejak 2024, dan suasana pasar secara keseluruhan sangat lesu.
Pemicu utama lonjakan kali ini adalah technical pullback di tengah kondisi pasar yang lemah secara keseluruhan. Harga ETH saat ini sekitar 1.935 dolar AS, kenaikan 24 jam hanya 0,61%; data order book menunjukkan rasio kedalaman beli-jual hanya 0,20, dengan pihak penjual jauh lebih dominan. Pada $1.936,25 terdapat tembok order jual bernilai besar sebanyak 5,84 unit, yang menyumbang 55,6% dari 5 order jual teratas, sehingga menjadi hambatan untuk kenaikan jangka pendek. Dalam lingkungan likuiditas yang sangat tipis, tekanan jual yang sedikit saja sudah dapat memicu fluktuasi harga.
Selain itu, kondisi makro menjadi faktor penekan secara menyeluruh. Ketegangan geopolitik Timur Tengah, fluktuasi ekspektasi inflasi, dan guncangan bursa saham global bersama-sama membebani aset berisiko; pantulan ETH dalam kondisi ini sangat terbatas. Dari sisi teknikal, moving average time frame 15 menit masih berada dalam kondisi bearish; ADX hanya 14,3 yang menandakan tren jangka pendek belum jelas. Sementara itu, ADX time frame 4 jam = 34,2 menunjukkan adanya kecenderungan tren untuk menengah.
Risiko volatilitas saat ini relatif tinggi; perlu memantau efektivitas support pada $1.910–$1.922. Jika tembus, berpotensi menguji support yang lebih rendah. Kedalaman order book yang sangat tipis berarti risiko likuiditas menonjol; jika volume perdagangan terus lesu, keberlanjutan reli masih diragukan. Ke depan, perlu fokus pada arus dana ETH ETF, perkembangan kebijakan suku bunga The Fed, serta dampak pergerakan BTC terhadap korelasi dengan ETH.