CEO Goldman Sachs, David Solomon, Mendukung Undang-Undang CLARITY pada 23 Juli, Menyoroti Persaingan yang Adil

GS-2,18%
JPM0,38%

Dalam wawancara Politico pada 23 Juli, CEO Goldman Sachs David Solomon menyatakan dukungan aktif untuk CLARITY Act, rancangan undang-undang regulasi aset digital AS. Solomon mengatakan legislasi tersebut akan “membangun struktur pasar dan mendorong inovasi,” sambil menekankan bahwa legislasi ini menciptakan “lapangan bermain yang adil sehingga memperkuat stabilitas pasar dan memungkinkan pengembangan pasar yang tepat,” meski mengakui bahwa RUU itu belum sempurna dengan beberapa ketentuan yang kontroversial.

Dukungan Solomon ini bertolak belakang dengan penolakan dari bank-bank besar lainnya, termasuk CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon, yang mengkritik ketentuan yang memungkinkan program imbalan stablecoin tanpa menerapkan regulasi perbankan yang setara. Senator dari Partai Demokrat juga masih menolak, dengan tujuh senator mengeluarkan pernyataan bersama yang menyebut RUU itu “masih belum memadai.” CLARITY Act berpotensi menghadapi pemungutan suara Senat secepat pekan depan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar