JP Morgan Memperingatkan Risiko Pelemahan Teknis pada Saham Semikonduktor karena Penumpukan Posisi dan Kenaikan Volatilitas

US500-0,22%

Menurut JP Morgan, saham semikonduktor menghadapi risiko yang meningkat untuk terjadi aksi jual paksa karena volatilitas yang naik dapat memicu lebih cepat model manajemen risiko institusional bulan ini. Laporan bank tersebut menjelaskan bahwa volatilitas yang meningkat dapat mendorong deleveraging pasif di kalangan manajer aset yang menggunakan kerangka Value-at-Risk (VaR), berpotensi memicu siklus penurunan harga yang saling menguatkan dan penjualan paksa yang tidak terkait dengan fundamental perusahaan.

Indeks Semikonduktor Philadelphia turun lebih dari 10% awal bulan ini di tengah kekhawatiran soal perdagangan AI yang terlalu panas, tetapi kemudian bangkit dan menyentuh level tertinggi baru tak lama setelahnya. Survei manajer dana terbaru Bank of America mengonfirmasi bahwa posisi long pada semikonduktor kini menjadi satu posisi tunggal yang paling ramai di kalangan investor institusional global. JP Morgan menyoroti bahwa valuasi semikonduktor berkembang enam kali lebih cepat daripada kontribusi pendapatan, lebih dari dua kali laju ekspansi saham teknologi mega-cap S&P 500, menandakan premi valuasi kini mengungguli peningkatan fundamental.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar