Meredith Whitney memperingatkan ekonomi AS menghadapi babak penentu di Q4 saat stimulus fiskal mulai memudar

Key Takeaways
  • Meredith Whitney memperingatkan ekonomi AS menghadapi penyesuaian besar pada kuartal keempat karena stimulus fiskal dan dukungan Piala Dunia mulai memudar.
  • Pertumbuhan saldo kartu kredit mingguan melambat dibanding Mei, sementara rumah tangga berpendapatan lebih rendah menanggung harga bensin yang lebih tinggi.
  • Whitney memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tetap pada penutupan pertemuan hari Rabu.

Meredith Whitney, pendiri dan chief executive dari Meredith Whitney Advisory Group, memperingatkan bahwa ekonomi AS bisa menghadapi konsekuensi serius pada kuartal keempat seiring memudarnya dukungan sementara dari Piala Dunia dan sisa belanja pemerintah. Whitney mengatakan saldo kartu kredit mingguan tumbuh lebih lambat dibandingkan pada bulan Mei, yang mengindikasikan belanja konsumen mulai kehilangan momentum. Rumah tangga juga menanggung harga bensin yang lebih tinggi, sehingga menambah tekanan pada pendapatan yang bisa dibelanjakan, terutama bagi konsumen berpendapatan lebih rendah—menciptakan apa yang diungkapkan Whitney sebagai kisah dua ekonomi: perusahaan semikonduktor dan rumah tangga yang lebih kaya terus berperforma kuat, sementara konsumen berpendapatan lebih rendah mulai mengurangi belanja.

Whitney Mengidentifikasi Kesenjangan “Dua Ekonomi” dalam Belanja Konsumen

Whitney menggambarkan situasi saat ini sebagai kisah dua ekonomi. Perusahaan semikonduktor dan rumah tangga yang lebih kaya terus berperforma kuat, sementara konsumen berpendapatan lebih rendah mulai mengurangi belanja. Ia mengatakan saldo kartu kredit mingguan tumbuh lebih lambat dibandingkan pada bulan Mei, yang menunjukkan belanja konsumen melambat. Rumah tangga juga menyerap harga bensin yang lebih tinggi, sehingga memberi tekanan tambahan pada pendapatan yang bisa dibelanjakan, terutama bagi konsumen berpendapatan lebih rendah.

Whitney Memperkirakan Federal Reserve Akan Mempertahankan Suku Bunga pada Rapat Rabu

Whitney mengatakan kondisi tersebut memberi Federal Reserve ruang untuk mempertahankan suku bunga tetap tidak berubah pada penutupan rapatnya hari Rabu. “Saya pikir mereka akan tetap menahan, dan kemungkinan masih memakai bahasa yang keras dengan bahasa yang hawkish yang memberi mereka ruang gerak,” kata Whitney dalam wawancara dengan Bloomberg Television. Bloomberg Television menyebut Whitney memperkirakan The Fed akan tetap bertahan di tengah latar ekonomi yang terbelah. Pasar memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga sekitar 1 berbanding 3 sebelum keputusan, meski ekonom umumnya memandang ambang untuk bergerak cukup tinggi. Whitney menolak argumen bahwa kenaikan yang mengejutkan akan menguatkan kredibilitas Ketua Fed Kevin Warsh dalam memerangi inflasi. Ia mengatakan keputusan Warsh untuk membentuk lima satuan tugas kebijakan memberi dia beberapa bulan untuk menilai ekonomi sebelum berkomitmen pada perubahan kebijakan moneter. Sejauh ini, Warsh menghindari memberikan panduan yang jelas kepada pasar mengenai jalur suku bunga pilihannya.

Whitney Mengaitkan Biaya Pinjaman yang Lebih Tinggi dengan Utang Federal dan Kebijakan Fiskal

Whitney berpendapat bahwa The Fed memiliki daya terbatas untuk menurunkan imbal hasil Treasury jangka panjang dan suku bunga hipotek. Ia mengaitkan tingginya biaya pinjaman terutama dengan utang federal dan kebijakan fiskal, dengan mengatakan suku bunga bisa tetap tinggi secara persisten terlepas dari tindakan bank sentral. Whitney menepis kekhawatiran bahwa penerbitan obligasi dari perusahaan teknologi besar sedang mendorong pasar keluar (crowding out) permintaan untuk utang pemerintah AS, dengan menggambarkan jumlahnya kecil dibandingkan ukuran pasar Treasury. Ia juga mengatakan kenaikan penerbitan penawaran saham perdana (IPO) baru-baru ini tidak selalu berarti pasar ekuitas sedang mendekati puncak. Likuiditas yang kuat, katanya, memungkinkan investor mengalihkan modal dari kepemilikan yang sudah ada ke perusahaan yang baru terdaftar tanpa menarik uang dari pasar.

Whitney Memproyeksikan Pergeseran Sektor Perbankan dari Buyback ke Akuisisi Besar

Di sektor perbankan, Whitney memperkirakan fokus saat ini pada pembelian kembali saham (share repurchases) pada akhirnya akan memberi jalan bagi akuisisi besar. Ia menyebut JPMorgan sebagai bank besar AS yang paling mungkin memulai transaksi transformatif, yang berpotensi memulai kembali jenis konsolidasi yang mengubah sektor keuangan selama era 1990-an dan awal 2000-an.

FAQ

Apa yang diperingatkan Meredith Whitney terkait ekonomi AS pada kuartal keempat?

Meredith Whitney memperingatkan bahwa ekonomi AS bisa menghadapi konsekuensi serius pada kuartal keempat seiring memudarnya dukungan sementara dari Piala Dunia dan sisa belanja pemerintah. Ia mengatakan saldo kartu kredit mingguan tumbuh lebih lambat dibandingkan pada bulan Mei, yang mengindikasikan belanja konsumen kehilangan momentum.

Mengapa Whitney memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada rapat Rabu?

Whitney mengatakan kondisi ekonomi yang terbelah—di mana perusahaan semikonduktor dan rumah tangga yang lebih kaya berperforma kuat, sementara konsumen berpendapatan lebih rendah mengurangi belanja—memberi Federal Reserve ruang untuk mempertahankan suku bunga tetap tidak berubah pada penutupan rapatnya pada Rabu. Ia memperkirakan The Fed akan mempertahankan bahasa yang hawkish yang memberi fleksibilitas sambil tetap menahan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar