Layanan Pensiun Nasional Korea Selatan (NPS), yang mendominasi sektor dana pensiun negara tersebut, membeli bersih saham Korea senilai 28,3 miliar won dari 1 Juli hingga 21 Juli, meski sebelumnya pasar khawatir akan adanya tekanan jual besar-besaran akibat rebalancing yang kembali dilanjutkan. Aktivitas pembelian menguat saat pasar melemah, dengan lima hari perdagangan berturut-turut pembelian bersih senilai total 301,5 miliar won dari 14 Juli hingga 21 Juli, menurut data Korea Exchange. Pergeseran ini terjadi ketika indeks KOSPI anjlok sekitar 20,4% dari 8470 pada 1 Juli menjadi 6740 pada 21 Juli, sehingga secara alami menurunkan bobot saham domestik dalam portofolio NPS dan meredakan perkiraan tekanan jual yang didorong rebalancing—yang dikhawatirkan investor sejak dana itu mengumumkan akan melanjutkan penyesuaian portofolio pada Juli setelah sempat menghentikannya pada Januari.
NPS Melakukan Aksi Beli Lima Hari Berturut-turut di Tengah Penurunan Pasar
Dana pensiun, yang mayoritas terdiri dari NPS, melakukan pembelian bersih di 14 hari perdagangan selama periode 1 Juli–21 Juli di pasar sekuritas. Aktivitas pembelian terkonsentrasi di paruh akhir periode pengukuran, dengan dana membeli saham senilai 301,5 miliar won selama lima hari perdagangan berturut-turut dari 14 Juli hingga 21 Juli.
Pasar telah mengantisipasi potensi volume penjualan hingga puluhan triliun won ketika NPS memulai kembali operasi rebalancing pada Juli setelah menghentikannya pada Januari untuk menyesuaikan kepemilikan saham domestik dengan tingkat alokasi target. Namun, penurunan tajam KOSPI sebesar 20,4% dari 8470 menjadi 6740 selama periode tersebut mengubah dinamika. Penurunan harga saham secara alami mengurangi bobot ekuitas domestik dalam portofolio NPS, sehingga secara signifikan menurunkan tekanan jual mekanis yang terkait dengan rebalancing, menurut analisis pasar.
SK Hynix Memimpin Daftar Pembelian NPS dengan 445,8 Miliar Won
Dana pensiun memusatkan pembelian pada saham yang mengalami penurunan harga signifikan. SK Hynix menempati puncak daftar pembelian bersih dengan 445,8 miliar won, sementara saham tersebut turun 25,1% pada periode yang sama. Dana itu juga menambah posisi pada saham perbankan dan asuransi sejalan dengan kondisi lingkungan suku bunga.
Pembelian bersih lainnya yang besar mencakup SK Innovation (156,7 miliar won), S-Oil (155,2 miliar won), Hana Financial Group (92,7 miliar won), Korean Air (90,2 miliar won), Shinhan Financial Group (86,4 miliar won), serta DB Insurance (86,4 miliar won). Dana pensiun juga membeli exchange-traded fund (ETF) yang melacak indeks KOSPI 200, dengan pembelian 222,1 miliar won untuk TIGER 200 dan 92,8 miliar won untuk KODEX 200.
Analis Memperkirakan Pendekatan Fleksibel dalam Kisaran Target
Pengamat pasar menilai bahwa meski beban penjualan saham domestik NPS berkurang jauh dari kekhawatiran awal, dana itu tidak mungkin berubah menjadi pembeli bersih yang agresif. Sumber industri menyatakan bahwa penurunan tajam belakangan ini tampak telah secara signifikan meringankan tekanan jual mekanis NPS. Namun, sumber tersebut menambahkan bahwa alih-alih melakukan pembelian bersih pada level yang cukup untuk secara aktif mengangkat pasar, NPS kemungkinan akan merespons secara fleksibel dalam rentang mempertahankan bobot alokasi target.
FAQ
Berapa banyak Layanan Pensiun Nasional Korea Selatan membeli saham Korea selama Juli 2026?
Layanan Pensiun Nasional dan dana pensiun lainnya membeli bersih saham Korea senilai 28,3 miliar won dari 1 Juli hingga 21 Juli, dengan pembelian terkonsentrasi senilai 301,5 miliar won yang terjadi selama lima hari perdagangan berturut-turut dari 14 hingga 21 Juli.
Mengapa Layanan Pensiun Nasional membeli saham alih-alih menjual saat rebalancing?
Indeks KOSPI turun sekitar 20,4% dari 8470 ke 6740 antara 1 Juli dan 21 Juli, yang secara alami mengurangi bobot saham domestik dalam portofolio NPS dan meredakan perkiraan tekanan jual dari operasi rebalancing yang kembali dilanjutkan pada Juli setelah sempat dihentikan pada Januari.