Pada 13 Juli, menurut Rappler, Ketua Komisi Efek dan Bursa Filipina (Philippine Securities and Exchange Commission), Francis Lim meluncurkan reformasi besar-besaran di pasar modal yang ditujukan untuk memulihkan kepercayaan investor. Inisiatif tersebut mencakup penyederhanaan proses pendaftaran korporasi melalui perluasan portal OneSEC, pemangkasan biaya dokumen sebesar 50%, serta pemangkasan waktu peninjauan untuk penawaran umum menjadi 35–40 hari. Langkah-langkah ini telah menyelesaikan lebih dari 26.000 aplikasi yang tertunda dan menghemat biaya pendaftaran publik sebesar P110 juta.
Lim juga memperluas ketentuan kelayakan REIT agar mencakup infrastruktur dan pusat data, sehingga memungkinkan IPO REIT pusat data VITRO milik PLDT senilai hingga P24,2 miliar. Reformasi tambahan mewajibkan pembatasan masa jabatan bagi direktur independen, memperkenalkan Panduan Ekuitas Hijau Filipina bagi perusahaan yang berfokus pada keberlanjutan, serta membentuk jalur cepat khusus sektor untuk agribisnis, layanan kesehatan, energi, dan real estat. SEC sedang mengoperasionalkan Strategic Sandbox yang mencakup aset tokenisasi dan derivatif kripto, dengan 24 aplikasi masih menunggu.