Korea Selatan NPS Memegang 462 Triliun Won dalam Saham, Melampaui Target

Layanan Pensiun Nasional Korea Selatan (National Pension Service/NPS) memegang 462,14 triliun won dalam saham dengan kepemilikan 5% atau lebih di 267 perusahaan terdaftar, yang mewakili 27,7% dari total aset yang dikelola berdasarkan data Leaders Index. Kepemilikan itu melampaui target alokasi saham domestik NPS sebesar 20,8% dengan sekitar 7 poin persentase, sehingga memicu perhatian baru pada penyeimbangan ulang (rebalancing). Samsung Electronics dan SK Hynix menyumbang 256 triliun won dari kepemilikan tersebut, memunculkan kekhawatiran adanya tekanan pasokan pada saham semikonduktor saat NPS menyesuaikan portofolionya. Konsentrasi ini berasal dari lonjakan 632% penilaian sektor TI dan elektronik, dengan kepemilikan Samsung Electronics naik 468,8% dan kepemilikan SK Hynix melonjak 1.210%. Ketua NPS Kim Seong-ju menyatakan rebalancing akan dimulai kembali pada Juli dengan pelaksanaan yang hati-hati untuk meminimalkan dampak terhadap pasar.

Samsung Electronics dan SK Hynix Menyumbang Lebih dari Setengah Kepemilikan NPS

Leaders Index melaporkan bahwa kepemilikan NPS sebesar 5% atau lebih di 267 perusahaan berjumlah 462,14 triliun won berdasarkan harga penutupan, dibandingkan total aset yang dikelola sebesar 1.670,7 triliun won. Sektor TI dan elektronik menjadi pendorong kenaikan, dengan penilaian naik dari 39 triliun won menjadi 286 triliun won. Kepemilikan Samsung Electronics tumbuh dari 23 triliun won menjadi 131 triliun won, sementara kepemilikan SK Hynix meningkat dari 9,5 triliun won menjadi 125 triliun won. Dua saham tersebut kini mewakili 55,5% dari total kepemilikan NPS di perusahaan tempat ia mempertahankan kepemilikan 5% atau lebih. Pengamat pasar mencatat bahwa saham berkapitalisasi besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix kemungkinan akan menghadapi dampak yang paling segera jika NPS memangkas posisi saham domestik untuk memenuhi target alokasi.

Analis Memperkirakan Penyesuaian Bertahap, Bukan Penjualan Massal

Perusahaan sekuritas menilai mengaitkan rebalancing NPS dengan penurunan tajam pasar merupakan interpretasi yang berlebihan. NPS sempat menangguhkan sementara penjualan saham domestik lebih awal tahun ini, kemudian menaikkan target alokasinya menjadi 20,8%, serta memperluas kisaran toleransi alokasi aset strategisnya. Mirae Asset Securities menilai target alokasi yang lebih tinggi dan kisaran toleransi yang diperluas mengurangi tekanan pasokan dari NPS. Seorang pejabat dari salah satu perusahaan sekuritas menyatakan bahwa NPS beroperasi sebagai institusi yang meminimalkan dampak pasar, sehingga penyesuaian posisi secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan volume perdagangan lebih mungkin dilakukan dibanding penjualan batch dalam skala besar. Analis juga mencatat kenaikan terbaru KOSPI yang terkonsentrasi pada saham semikonduktor dan terkait AI menunjukkan bahwa rebalancing NPS kemungkinan lebih akan memperlambat momentum kenaikan daripada memicu penurunan indeks.

Investor Asing Menjadi Variabel Pasokan yang Lebih Besar Dibanding Rebalancing NPS

Pelaku pasar mengidentifikasi investor asing sebagai variabel yang lebih signifikan. Meski pasar domestik dapat menyerap penjualan NPS sendirian, pengambilan keuntungan yang terjadi bersamaan oleh investor asing dapat memperdalam koreksi pada saham berkapitalisasi besar menurut analisis pasar. Penilaian tersebut mencerminkan pandangan bahwa dampak rebalancing NPS sangat bergantung pada perilaku investor asing, bukan pada aksi dana pensiun secara terpisah.

Ketua NPS Mengonfirmasi Rebalancing pada Juli dengan Pendekatan Hati-hati

Ketua NPS Kim Seong-ju menyatakan dalam konferensi pers baru-baru ini bahwa rebalancing akan dimulai kembali dari Juli, namun akan dieksekusi dengan sangat hati-hati untuk meminimalkan guncangan pasar. Kim menyebutkan bahwa waktu dan skala transaksi tidak akan diungkapkan sebagai prinsip demi stabilitas pasar.

FAQ

Berapa nilai terkini kepemilikan National Pension Service pada perusahaan dengan kepemilikan 5% atau lebih?

National Pension Service memegang 462,14 triliun won pada 267 perusahaan terdaftar di mana ia mempertahankan kepemilikan 5% atau lebih, berdasarkan harga penutupan. Ini mewakili 27,7% dari total aset yang dikelola NPS sebesar 1.670,7 triliun won.

Berapa kontribusi Samsung Electronics dan SK Hynix dalam kepemilikan NPS?

Samsung Electronics dan SK Hynix secara gabungan menyumbang 256 triliun won dari kepemilikan NPS. Kepemilikan Samsung Electronics totalnya 131 triliun won, sementara kepemilikan SK Hynix totalnya 125 triliun won. Dua saham tersebut mewakili 55,5% dari total kepemilikan NPS pada perusahaan dengan kepemilikan 5% atau lebih.

Kapan NPS akan melanjutkan rebalancing dan bagaimana rebalancing itu akan dieksekusi?

Ketua NPS Kim Seong-ju menyatakan bahwa rebalancing akan dimulai kembali dari Juli. Kim menyebutkan rebalancing akan dieksekusi dengan sangat hati-hati untuk meminimalkan guncangan pasar, dengan waktu dan skala transaksi tidak diungkapkan sebagai prinsip demi stabilitas pasar.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar