Saham KOSPI Turun 2,47% menjadi 6.639 saat Investor Ritel Menjual

Indeks saham Korea Selatan KOSPI turun 2,47% menjadi 6.639,08 pada pukul 9:06 pagi tanggal 14, menembus level 6700 menurut data Korea Exchange. Investor individu memimpin penurunan dengan melepas saham senilai 513,3 miliar won, mengungguli pembelian bersih investor asing dan institusi masing-masing sebesar 77 miliar dan 425,3 miliar won. Penurunan ini menyusul anjlok semalam di pasar AS yang dipicu oleh melemahnya sentimen pada saham semikonduktor global, lonjakan harga minyak internasional setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait biaya transit Selat Hormuz, serta komentar bernada lebih hawkish dari pejabat Federal Reserve.

Investor Individu Melepas Saham Senilai 513,3 Miliar Won saat KOSPI Tembus 6700

KOSPI turun 167,85 poin dari perdagangan hari sebelumnya menjadi 6.639,08 pada pukul 9:06 pagi tanggal 14. Indeks sempat jatuh ke level 6600 selama perdagangan setelah sentimen investor memburuk tajam menyusul ambruknya level 6700.

Berdasarkan jenis investor, pihak asing dan institusi masing-masing melakukan pembelian bersih sebesar 77 miliar won dan 425,3 miliar won, tetapi investor individu membukukan penjualan bersih 513,3 miliar won, sehingga mendorong penurunan indeks.

Samsung Electronics dan SK Hynix Memimpin Penurunan di Antara Saham-Saham Utama

Sebagian besar saham berkapitalisasi besar melemah. Samsung Electronics turun 1,57%, SK Hynix turun 4,50%, SK Square turun 3,45%, saham preferen Samsung Electronics turun 3,11%, Samsung Electro-Mechanics turun 4,73%, Hyundai Motor turun 6,31%, LG Energy Solution turun 2,13%, Samsung Biologics turun 2,43%, dan Samsung Life Insurance turun 7,06%. Hanya KB Financial naik 0,48%.

KOSDAQ Turun 2,48% ke 779,53

Indeks KOSDAQ juga turun. Pada saat yang sama, KOSDAQ turun 2,48% (19,83 poin) dari perdagangan hari sebelumnya menjadi 779,53.

Di pasar KOSDAQ, pihak asing mencatat penjualan bersih 35,1 miliar won sementara individu dan institusi mencatat pembelian bersih masing-masing 7,9 miliar won dan 27,1 miliar won.

Sebagian besar saham berkapitalisasi besar jatuh. Alteogen turun 12,95%, EcoPro BM turun 3,09%, EcoPro turun 4,19%, Rainbow Robotics turun 4,22%, Kolon TissueGene turun 7,05%, Wonik IPS turun 6,73%, PSK turun 0,27%, dan EO Technics turun 0,42%. Jusung Engineering naik 1,37% dan Lino Industrial naik 0,41%.

Di pasar valuta asing Seoul, nilai tukar won-dolar berada di 1.498,5 won pada pukul 9:00 pagi, bergerak mendekati level 1500 won.

Analis Sekuritas Kiwoom Menetapkan 6500 sebagai Level Penopang Utama

Han Ji-young, peneliti di Kiwoom Securities, menyatakan "isu utama di pasar saat ini adalah mengukur sejauh mana penurunan tambahan dan kapan waktu pembalikan" dan "pertama, apakah moving average 120 hari KOSPI di 6500 bertahan itu penting."

Han menambahkan "penurunan nyaris 20% dalam 14 hari perdagangan sejak Juli merupakan penyesuaian paling tajam sejak krisis keuangan" dan "rasio forward price-to-earnings juga turun ke level terendah sejak krisis keuangan, sehingga perlu mempertimbangkan kemungkinan memasuki dasar dari sisi valuasi."

Han menyatakan "ke depan, Indeks Harga Konsumen AS, tindakan Presiden Trump terkait Timur Tengah, serta pengumuman laba dari ASML dan TSMC akan menjadi variabel kunci untuk pemulihan sentimen" dan "untuk saham semikonduktor, likuidasi posisi termasuk leverage sebagian besar sudah berjalan, sehingga ada juga kemungkinan memicu masuk kembali jika kinerja memenuhi ekspektasi."

FAQ

Apa yang terjadi pada saham Korea Selatan pada tanggal 14?
KOSPI turun 2,47% menjadi 6.639,08 pada pukul 9:06 pagi tanggal 14, menembus level 6700. Investor individu membukukan penjualan bersih 513,3 miliar won, sementara investor asing dan institusi masing-masing melakukan pembelian bersih 77 miliar won dan 425,3 miliar won.

Mengapa saham KOSPI turun?
Penurunan ini menyusul anjlok semalam di pasar AS yang dipicu oleh melemahnya sentimen pada saham semikonduktor global, lonjakan harga minyak internasional setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait biaya transit Selat Hormuz, serta komentar bernada lebih hawkish dari pejabat Federal Reserve.

Level penopang apa yang diidentifikasi Kiwoom Securities untuk saham KOSPI?
Han Ji-young, peneliti di Kiwoom Securities, menyatakan bahwa moving average 120 hari KOSPI di 6500 merupakan level penopang penting yang perlu diawasi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar