Kelompok All-Party Parliamentary Group (APPG) untuk Kripto dan Aset Digital meluncurkan penyelidikan berdurasi enam minggu setelah laporan bahwa bank-bank di U.K. memblokir atau menunda sekitar 40% transfer mata uang kripto ke bursa. Penyelidikan ini dipimpin bersama oleh mantan menteri ekonomi digital Lord Vaizey dan legislator Partai Buruh Gurinder Singh Josan, untuk menilai apakah pemberi pinjaman besar—termasuk HSBC, Nationwide, Natwest, Santander, dan Starling Bank—menerapkan pembatasan yang berlebihan terhadap pembayaran terkait kripto.
Menurut penelitian U.K. Cryptoasset Business Council, 70% bursa yang disurvei melaporkan bahwa pembatasan perbankan telah memengaruhi rencana investasi, perekrutan, atau ekspansi mereka di negara tersebut. APPG akan menerima bukti tertulis hingga 31 Agustus sebelum memublikasikan rekomendasi kepada pemerintah.