Vietnam Menetapkan Denda Perdagangan Kripto Setara dengan Hukuman Mengemudi dalam Keadaan Mabuk

Vietnam menerbitkan Keputusan No. 284/2026/NĐ-CP pada 16 Juli, memperkenalkan denda sebesar 30 juta VND hingga 50 juta VND (kira-kira $1.140 sampai $1.900) bagi investor domestik yang memperdagangkan kripto di luar platform yang berlisensi pemerintah. Keputusan tersebut berlaku mulai 1 Sept. dan bertujuan membentuk pasar kripto domestik yang teregulasi sekaligus membatasi akses ke platform luar negeri seperti Binance, OKX, dan Bybit. Vietnam menempati peringkat keempat secara global dalam Indeks Adopsi Kripto 2025 dari Chainalysis, dengan para trader memindahkan lebih dari $200 miliar aset digital selama 12 bulan hingga Juni 2025, sehingga pergeseran regulasi ini menjadi signifikan bagi salah satu pasar kripto paling aktif di dunia.

Vietnam Mengeluarkan Keputusan 284 dengan Struktur Denda Bertingkat

Berdasarkan Keputusan No. 284/2026/NĐ-CP, investor domestik yang memperdagangkan kripto tanpa menggunakan penyedia layanan yang berlisensi oleh Kementerian Keuangan menghadapi denda sebesar 30 juta VND hingga 50 juta VND. Keputusan tersebut menyatakan penalti berlaku untuk organisasi, sementara individu umumnya menghadapi setengah dari jumlah tersebut untuk pelanggaran yang sama.

Sebagai perbandingan, mengemudi mobil di Vietnam dengan kadar alkohol dalam darah di atas 0,08% dikenai denda 30 juta VND hingga 40 juta VND di samping potensi penangguhan SIM selama dua tahun.

Investor domestik yang memperdagangkan aset kripto yang ditetapkan khusus untuk investor asing menghadapi denda yang lebih tinggi sebesar 70 juta VND hingga 100 juta VND ($2.650 sampai $3.800). Perusahaan yang menyediakan atau mengiklankan layanan kripto tanpa izin dapat dikenai denda 180 juta VND hingga 200 juta VND ($6.800 sampai $7.600).

Keputusan itu juga menetapkan denda hingga 70 juta VND bagi penyedia berlisensi yang gagal memverifikasi identitas pelanggan dan hingga 200 juta VND bagi pengumpulan, penyimpanan, pertukaran, penjualan, atau penerbitan data akun kripto secara melanggar hukum. Ketentuan terakhir muncul di tengah lonjakan serangan “wrench attacks” kripto, terutama di Prancis, ketika pelaku menggunakan informasi pribadi dan keuangan yang bocor untuk mengidentifikasi serta menargetkan pemegang aset.

Lima Perusahaan Mengajukan Permohonan Lisensi Lengkap

Vietnam belum menerbitkan lisensi bursa kripto apa pun, yang berpotensi menunda penegakan di luar tanggal efektif 1 Sept. pada keputusan tersebut, karena trader tidak dapat dihukum secara masuk akal atas penggunaan platform yang belum disetujui sebelum alternatif domestik berlisensi tersedia.

Kementerian Keuangan telah mengidentifikasi lima perusahaan dengan permohonan awal yang lengkap dan valid per Mei, menurut media lokal The Leader: VIXEX, Vietnam Digital Asset Corporation, CAEX yang terkait VPBank, SCEX, serta TCEX yang terkait Techcombank.

Wakil Menteri Keuangan Nguyễn Đức Chi mengatakan pada saat itu bahwa Vietnam memperkirakan aktivitas pasar kripto teregulasi resmi pertama akan dimulai sedini triwulan ketiga.

Laporan pada Maret mengungkap bahwa kementerian keuangan sedang menyusun aturan untuk melarang warga memperdagangkan kripto di platform luar negeri, sementara bank dan perusahaan pialang domestik bersaing memperebutkan lisensi bursa pertama. Uji coba mensyaratkan pemohon memiliki setidaknya 10 triliun VND ($380 juta) dalam modal dasar dan juga membatasi kepemilikan asing hingga 49%, sehingga menjadi penghalang tinggi untuk masuk.

Chainalysis Menempatkan Vietnam Peringkat Keempat dalam Adopsi Kripto Global

Vietnam menempati peringkat keempat secara global dalam Indeks Adopsi Kripto 2025 dari Chainalysis, dengan para trader memindahkan lebih dari $200 miliar aset digital selama 12 bulan hingga Juni 2025. Aktivitas kripto di negara tersebut meluas dari perdagangan ke remitansi, tabungan, dan gim, menurut Chainalysis.

FAQ

Denda apa yang diperkenalkan Vietnam untuk perdagangan kripto tanpa izin?

Keputusan Vietnam No. 284/2026/NĐ-CP yang diterbitkan pada 16 Juli menetapkan denda 30 juta VND hingga 50 juta VND ($1.140 sampai $1.900) bagi investor domestik yang memperdagangkan kripto di luar platform yang berlisensi pemerintah. Keputusan tersebut berlaku mulai 1 Sept.

Perusahaan mana yang mengajukan lisensi bursa kripto di Vietnam?

Per Mei, Kementerian Keuangan mengidentifikasi lima perusahaan dengan permohonan lengkap: VIXEX, Vietnam Digital Asset Corporation, CAEX yang terkait VPBank, SCEX, serta TCEX yang terkait Techcombank. Wakil Menteri Keuangan Nguyễn Đức Chi menyatakan bahwa Vietnam memperkirakan aktivitas pasar kripto teregulasi resmi pertama akan dimulai sedini triwulan ketiga.

Bagaimana peringkat Vietnam dalam adopsi kripto global?

Vietnam menempati peringkat keempat secara global dalam Indeks Adopsi Kripto 2025 dari Chainalysis. Para trader di negara tersebut memindahkan lebih dari $200 miliar aset digital selama 12 bulan hingga Juni 2025, dengan aktivitas meluas dari perdagangan ke remitansi, tabungan, dan gim.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar