Hanwha Investment & Securities Merekomendasikan Pembelian Saham KOSPI di Bawah 7.300

Hanwha Investment & Securities menerbitkan laporan pada tanggal 15 yang merekomendasikan investor memulai pembelian bertahap saat KOSPI turun di bawah 7.300 serta melakukan pembelian agresif di bawah 6.600. Analis Ahn Hyun-guk memperkirakan KOSPI akan berfluktuasi di antara 6.600 dan 8.000 selama Juli dan Agustus. Rekomendasi tersebut muncul setelah penurunan tajam baru-baru ini yang menghapus sebagian besar beban harga pasar domestik, meskipun analis menilai tidak adanya koreksi signifikan pada saham AS sebagai faktor risiko potensial untuk penurunan lanjutan.

Hanwha Investment & Securities Menetapkan Level Beli KOSPI di 7.300 dan 6.600

Ahn Hyun-guk menyatakan dalam laporan bahwa volatilitas tinggi akan terus berlanjut pada Juli dan Agustus. Analis menetapkan area di bawah KOSPI 7.300 sebagai zona pembelian bertahap dan di bawah 6.600 sebagai zona pembelian agresif. Level 7.300 mencerminkan penurunan 20% dari puncak sebelumnya. Menurut analisis, koreksi KOSPI yang melebihi 20% hanya terjadi sekali setiap tiga tahun rata-rata selama 50 tahun terakhir. Batas bawah 6.600 berkaitan dengan level indeks dari akhir April, sebelum konsentrasi pasar ekstrem pada semikonduktor dimulai.

Analis Menyebut Penurunan Terkini sebagai Penyesuaian Kecepatan, Bukan Pembalikan Tren

Ahn menilai lonjakan turun tajam KOSPI baru-baru ini sebagai proses meredakan laju kenaikan yang terlalu cepat, bukan tanda bahwa tren kenaikan telah berakhir. Analis mencatat bahwa KOSPI telah mengembalikan lebih dari setengah keuntungan sebelumnya melalui penurunan terbaru. Laporan menyebut beban harga saat ini tidak signifikan mengingat tingkat penyesuaian kecepatan tersebut. Namun, analis merekomendasikan fokus pada pengambilan keuntungan jangka pendek ketimbang holding jangka panjang karena volatilitas yang masih tinggi.

Laporan mengidentifikasi melemahnya faktor dukungan dibanding periode-periode sebelumnya. Laju pertumbuhan tahunan simpanan nasabah, yang mencerminkan daya beli investor ritel, melonjak menjadi 153,1% pada Maret tetapi sejak itu melambat menjadi 66,8%. Pola historis menunjukkan bahwa momentum kenaikan pasar saham juga melemah pada periode ketika laju pertumbuhan simpanan turun.

Ekspektasi pasar terkait kinerja semikonduktor juga mereda. Jumlah peningkatan Harga Target di sekuritas sekitar pengumuman awal laba kuartalan Samsung Electronics turun dari 17 pada Oktober, 20 pada Januari, dan 17 pada April menjadi 5 bulan ini. Penurunan Harga Target muncul untuk pertama kalinya dalam setahun, yang menunjukkan kemungkinan perlambatan peningkatan laba selama 12 bulan ke depan.

Laporan Mengidentifikasi Stabilitas Pasar AS sebagai Faktor Risiko Utama

Laporan menetapkan koreksi pasar saham AS sebagai satu-satunya faktor risiko bagi saham Korea. KOSPI turun 25,3% dari level tertingginya dalam setahun, sementara penurunan indeks Nasdaq hanya mencapai 4,5%. Dalam kasus-kasus sebelumnya sejak 2020 ketika saham Korea jatuh terlebih dahulu, saham AS kemudian ikut turun dengan jeda waktu, sehingga saham Korea kembali mengalami penurunan.

Analis menekankan perlunya memantau penurunan rasio price-to-earnings perusahaan teknologi AS utama “Magnificent 7” dibandingkan pasar Nasdaq yang lebih luas. Forward P/E 12 bulan Nasdaq berada di 23,6 kali, sedangkan NVIDIA dan Microsoft masing-masing diperdagangkan pada 18,8 kali dan 19,9 kali. Ahn menyatakan investor harus menentukan apakah penurunan rasio P/E saham teknologi mencerminkan peningkatan daya tarik valuasi atau penurunan nilai yang diberikan investor pada keuntungan perusahaan yang terkait artificial Intelligence. Analis menyarankan pemantauan ketat terhadap tren pasar AS dan Magnificent 7 bahkan saat pasar domestik bangkit kembali.

Sektor Semikonduktor Diperkirakan Memimpin Pemulihan

Laporan memperkirakan semikonduktor, yang mengalami penurunan terbesar belakangan ini, akan naik lebih dulu selama fase pemulihan pasar. Namun, analis juga menyarankan mempertimbangkan saham baterai dan perangkat lunak, mengingat aktivitas pembelian investor ritel menyebar ke beberapa sektor.

FAQ

Berapa level beli KOSPI yang direkomendasikan Hanwha Investment & Securities?
Hanwha Investment & Securities merekomendasikan pembelian bertahap di bawah KOSPI 7.300 dan pembelian agresif di bawah 6.600, menurut laporan analis Ahn Hyun-guk yang diterbitkan pada tanggal 15.

Mengapa laporan mengidentifikasi saham AS sebagai faktor risiko bagi saham Korea?
KOSPI turun 25,3% dari level tertinggi dalam setahun, sementara Nasdaq turun hanya 4,5%. Pola historis sejak 2020 menunjukkan bahwa ketika saham Korea jatuh terlebih dahulu, saham AS kemudian ikut turun dengan jeda waktu, sehingga saham Korea kembali mengalami penurunan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar