Menurut FinanceFeeds, Komite Tetap Keuangan India mengusulkan pada 24 Juli kerangka kerja regulasi sementara yang dipimpin oleh organisasi penyelenggara mandiri (SRO) untuk mengawasi pasar mata uang kripto domestik. Kerangka ini akan beroperasi di bawah pengawasan langsung oleh Reserve Bank of India atau Securities and Exchange Board of India, dengan menetapkan kode etik standar yang mencakup perlindungan konsumen, transparansi platform, serta standar pengungkapan token.
Komite tersebut menyoroti risiko yang dihadapi investor ritel akibat belum adanya kerangka kerja hukum yang jelas, termasuk risiko operasional, penitipan (custody), dan penipuan. SRO akan bertanggung jawab untuk mengaudit cadangan bursa, menerapkan pemisahan dana nasabah dan dana perusahaan, serta menetapkan mekanisme penanganan keluhan pengguna.