Empat perusahaan hiburan besar Korea Selatan—SM Entertainment, YG Entertainment, Hive, dan JYP Entertainment—melihat saham mereka anjlok rata-rata 40% year-to-date per 23 Juli, menurut Korea Exchange. SM Entertainment memimpin penurunan dengan turun 49,33%, disusul YG Entertainment turun 44,74%, Hive turun 38,94%, dan JYP Entertainment turun 38,81%. Hal ini sangat kontras dengan kenaikan indeks KOSPI sebesar 67,75% selama periode yang sama.
Meski perkiraan laba kuat dan pertunjukan konser yang solid, perusahaan sekuritas menurunkan target harga untuk keempat perusahaan bulan ini. Para analis menyebut rotasi sektor berbasis AI, fokus pada artis berkelas atas yang menghasilkan porsi pendapatan lebih tinggi bagi para performer dibanding perusahaan, serta ekspektasi yang melemah terkait potensi China untuk mencabut pembatasan budaya Korea sebagai faktor utama yang membebani valuasi.