Menurut Asosiasi Investasi Keuangan Korea, setoran investor turun menjadi 111,28 triliun won per 14 Juli, menandai level terendah sejak Februari, ketika pasar saham Korea Selatan mengalami volatilitas rekor pada bulan Juli. Kepercayaan investor melemah seiring penurunan pinjaman perdagangan berbasis margin menjadi 34,71 triliun won, yang mencerminkan turunnya minat beli.
ETF leveraged tunggal berbasis saham yang melacak Samsung Electronics dan SK Hynix menjadi pendorong utama gejolak pasar. Saat produk-produk ini turun lebih dari 30% dalam satu hari, manajer aset dipaksa menjual aset acuan untuk mempertahankan rasio leverage target, memicu siklus berantai penurunan harga dan penjualan paksa. Volume perdagangan gabungan dari dua saham tersebut serta produk leveraged dan invers terkaitnya mencapai hampir 50% dari total perputaran pasar, menurut analisis Goldman Sachs, sehingga memperbesar volatilitas intraday di KOSPI.