Terton Capital mengajukan keluhan kepada Korea's Financial Supervisory Service pada tanggal sebelumnya (전일) dan meminta akses ke daftar pemegang saham Golfzon Holdings, sehingga meningkatkan perlawanan terhadap penawaran tender delisting yang diajukan pemegang saham pengendali. Dana investasi berbasis US itu bertindak setelah dewan Golfzon Holdings gagal merespons hingga batas waktu 27th terhadap surat publik yang dikirim pada tanggal 22, yang meminta penilaian independen dan perlindungan bagi pemegang saham minoritas. Terton Capital menuduh berkas penawaran tender oleh SPC SJ Investment Holdings menghilangkan informasi penting, termasuk penilaian aset inti Golfzon County dan rincian penjualan terkait yang diperlukan untuk keputusan investasi.
Terton Capital Mengajukan Keluhan ke FSS karena Dugaan Kelalaian Penilaian Aset
Terton Capital menyerahkan keluhan kepada Financial Supervisory Service pada tanggal sebelumnya (전일) dengan meminta investigasi berdasarkan hukum pasar modal serta menuntut penyerahan berkas penawaran tender yang telah diperbaiki. Dana tersebut mengklaim dokumen penawaran tender SJ Investment Holdings tidak mengungkap nilai aset inti Golfzon County secara memadai serta informasi terkait penjualannya, yang oleh Terton disebut sebagai informasi material yang diperlukan untuk penilaian investasi.
Pelaku pasar menilai Golfzon County sekitar 2 triliun won. Setelah mengurangi utang bersih sekitar 727,8 miliar won dari laporan keuangan konsolidasian 2025, nilai ekuitas berada pada sekitar 1,272 triliun won. Kepemilikan efektif Golfzon Holdings sebesar 31,58% setara dengan perkiraan nilai sekitar 400 miliar won, di mana bagian pemegang saham minoritas (sekitar 40%) berjumlah sekitar 160 miliar won.
Nilai imbalan penawaran tender total pemegang saham pengendali hanya 103,7 miliar won. Terton Capital menyatakan jumlah total penawaran tender bahkan tidak mencukupi untuk bagian ekuitas Golfzon County milik pemegang saham minoritas saja. Dana tersebut mengkritik berkas tersebut karena hanya menggambarkan proses penjualan yang sedang berlangsung dan dampaknya terhadap nilai perusahaan sebagai “tidak ada yang diputuskan,” padahal informasi itu menjadi inti penilaian investor.
Struktur Pendanaan Penawaran Tender Bertumpu pada 76% Pembiayaan Utang
SJ Investment Holdings membiayai 80,3 miliar won—76% dari 105,2 miliar won yang dibutuhkan—melalui pinjaman dari NH Investment & Securities dengan suku bunga tahunan 5,30%. Beban bunga bulanan saja mencapai sekitar 350 juta won.
Terton Capital mencatat bahwa sebagai SPC yang baru dibentuk tanpa sumber pendapatan terpisah, pelunasan utang dan kewajiban bunga pada akhirnya akan bergantung pada aset serta dividen Golfzon Holdings dan entitas anaknya. Dana tersebut menyatakan berkas penawaran tender tidak menjelaskan secara jelas rencana pelunasan utang atau sumber pendanaannya.
Terton Capital juga mengkritik metodologi pemegang saham pengendali dalam menghitung harga penawaran tender berdasarkan harga pasar dan rasio rata-rata harga terhadap nilai buku perusahaan induk (holding company). Dana tersebut menyatakan bahwa Golfzon Holdings sebagai perusahaan induk murni seharusnya dinilai berdasarkan aset yang mendasarinya, dan bahwa harga pasar dengan likuiditas yang turun tajam tidak dapat dianggap mencerminkan nilai objektif. Terton Capital menekankan bahwa penggunaan diskon perusahaan induk sebagai justifikasi untuk menekan pemegang saham minoritas berujung pada pemegang saham pengendali yang secara eksklusif merebut seluruh nilai aset bersih setelah delisting dengan kepemilikan 100%.
Terton Capital menyatakan transaksi yang mengesampingkan hak pemegang saham minoritas demi kepentingan pemegang saham pengendali tidak boleh menjadi preseden di pasar modal. Dana tersebut mengumumkan akan terus menggunakan hak pemegang saham untuk meningkatkan nilai pemegang saham, dimulai dengan permintaan akses ke daftar pemegang saham.
FAQ
Apa yang diajukan Terton Capital ke Financial Supervisory Service Korea?
Terton Capital mengajukan keluhan pada tanggal sebelumnya (전일) dengan meminta investigasi berdasarkan hukum pasar modal serta menuntut agar SJ Investment Holdings menyerahkan berkas penawaran tender yang telah diperbaiki untuk Golfzon Holdings. Dana tersebut menuduh berkas awal menghilangkan informasi material, termasuk penilaian Golfzon County dan rincian terkait penjualan.
Mengapa Terton Capital menentang harga penawaran tender Golfzon Holdings?
Terton Capital menyatakan nilai imbalan penawaran tender total sebesar 103,7 miliar won tidak mencukupi bahkan untuk bagian pemegang saham minoritas yang diperkirakan 160 miliar won dari nilai ekuitas Golfzon County saja. Dana tersebut berpendapat pemegang saham pengendali menghitung harga penawaran dengan menggunakan harga pasar dan rasio rata-rata harga terhadap nilai buku perusahaan holding, bukan nilai aset yang mendasarinya, sehingga secara tidak adil menerapkan diskon perusahaan holding untuk menekan pemegang saham minoritas.